Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dinkes Perkuat Koordinasi Program P2MP di Satuan Pendidikan

Redaksi 24-10-2023, 01:17 WIB 1 menit baca
Petugas Kesehatan saat memberikan POPM kepada siswa. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas Kesehatan saat memberikan POPM kepada siswa. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat koordinasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) untuk memperkuat Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan di satuan pendidikan. 

Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi menekankan, kepada kepala sekolah dan para guru agar terus mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dalam hal ini khususnya program POPM Kecacingan, sebagai salah satu upaya untuk percepatan penurunan stunting di Kotim.

"Untuk mensukseskan program ini kita bentuk komitmen dengan satuan pendidikan dalam percepatan penurunan stunting dan untuk mewujudkan generasi emas Kotim gemerlang, saya harapkan program POPM Kecacingan menjadi salah satu prioritas sekolah,” ucap Umar Kaderi, Selasa (24/10/2023).

Ia menjelaskan, kegiatan POPM Kecacingan dilaksanakan 2 kali setahun melalui 2 Tahap yaitu Tahap 1 yang telah dilaksanakan bulan Februari dan Maret 2023 dan Tahap 2 dilaksanakan pada bulan Agustus namun diundur ke Oktober 2023 saat ini.

"Kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah akan terus melakukan pendampingan dan mengevaluasi kegiatan POPM Kecacingan ini setiap puskesmas.  Dengan harapan semua sekolah sudah mendapatkan pemberian obat cacaing dari puskesmas wilayah hingga awal November,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa cacingan merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat terutama anak balita dan anak sekolah dasar karena dapat menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, produktivitas.

"Kerjasmaa dari semua pihak baik sekolah, orang tua wali untuk sama sama mensukseskan program ini demi menekan angka stunting secara optimal,” tukasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard