Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dinkes Menjalankan Program PTM Penekanan Stunting

Redaksi 26-10-2023, 10:55 WIB 1 menit baca
Pelayanan kesehatan saat memberikan makanan tambahan kepada balita. (FOTO:ISTIMEWA)
Pelayanan kesehatan saat memberikan makanan tambahan kepada balita. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalu pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) memberikan makanan tambahan (PMT) lokal kepada balita gizi kurang, ibu hamil dan remaja belum hamil selama dua bulan dari September hingga Oktober 2023.

Program pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak gizi kurang dan ibu hamil yang dilakukan pihaknya adalah bagian dari upaya pemerintah Kotim dalam melakukan pencegahan dan penanganan stunting.

"Program PMT sesuai arahan bupati untuk menekan angka stunting di Kotim. Semua stakeholder terlibat untuk penangannya maka ada dana desa yang dialokasikan untuk penganganan stunting dengan dikhususkan untuk pengadaan makanan tambahan lokal,” kata Kadinkes Kotim Umar Kaderi, Rabu (25/10/2023)

Dirinya mengatakan, pemberian PMT dilakukan diseluruh puskesmas yang ada di Kotim bekerjasama dengan kader posyandu wilayah dengam berfokus kepada tiga intervensi wanita sebelum hamil, ibu hamil dan anak gizi kurang.

"Jadi yang intervensi akan fokus diarahkan pada wanita sebelum melahirkan, baik remaja di kelas 7 keatas dan juga pada saat ibunya hamil itu adalah titik yang paling rawan menyebabkan stunting dan anak gizi kurang,” ujarnya.

Harapannya dalam pelaksanaan PMT lokal dapat berjalan lancar, dan dapat mengentaskan dan menurunkan kasus ibu hamil KEK dan balita gizi kurang yang ada di Kabupaten Kotim. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard