Bupati Kecewa Perkebunan Melanggar Instruksi
SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor mengatakan, situasi Kotim saat ini jangan dibuat panas akibat dari konflik pertahanan terkait perkebunan. Karena pola penanganan yang salah dapat berakibat buruk bagi masalah sosial yang terus berkelanjutan.
Hal tersebut terkait sengketa antara warga dengan perkebunan di wilayah Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga pada Senin 24 Oktober 2023. Halikinnor mengaku kecewa kepada perusahaan perkebunan PT Borneo Sawit Perdana (BSP) yang melakukan kegiatan di lahan bermasalah.
"Masalah yang terjadi di Desa Luwuk Bunter ini sudah menjadi perhatian, khusus bagi saya langsung, saya juga meninta kepada seluruh camat untuk menarik semua alat berat di lahan yang bermasalah. Karena saya sudah instruksikan dari awal kepada warga dan sudah ada kesepakatan tapi kenapa alat berat masih bisa masuk," kata Halikinnor, Jumat (27/10/2023).
Dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Camat Cempaga agar menahan alat berat dan memastikan tidak ada penggarapan di lahan bermasalah.
Dirinya juga mendengar terjadi tumpang tindih antar kelompok masyarakat di area sengketa. Persoalan ini juga harus diselesaikan dengan hati-hati oleh tim yang sudah dibentuk.
Halikinnor juga akan terus memantau langsung penyelesaian sengketa yang terjadi dalam jangka waktu 30 hari yang sudah disepakati di Kantor Camat Cempaga. Dirinya menegaskan kondisi saat ini jangan sampai panas atau bergejolak akibat salah penanganan. (f2/sb)