Dinkes Berkomitmen Wujudkan Remaja Usia Sekolah Yang Sehat
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen untuk mewujudkan remaja usia sekolah yang sehat. Hal tersebut sejalan dengan visi Dinkes Kotim yaitu terwujudnya kesehatan paripurna secara mandiri dan dinamis.
Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi mengatakan, determinan peningkatan derajat kesehatan dipengaruhi oleh empat faktor. Pertama adalah faktor genetika (keturunan) sebesar 10 persen, berikutnya faktor pelayanan kesehatan 20 persen.
"Faktor perilaku 30 persen dan 40 persen faktor lingkungan, mulai dari sanitasi dan air bersih. Hal ini sejalan dengan trias Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah yang sehat,” ucap Umar kaderi pada Selasa (30/10/2023).
Dirinya mengimbau, bentuk mewujudkan itu semua, tidak dapat dilakukan sendiri, perlu adanya kolaborasi dari seluruh pihak. Baik Dinkes, Dinas Pendidikan (Disdik), Kementerian Agama (Kemenag) kepala sekolah, hingga guru yang setiap hari berinteraksi langsung dengan para siswa.
"Karena itu kolaborasi ini sangat diperlukan untuk mewujudkan Kotim yang sehat,” ujarnya.
Selain itu dirinya menyampaikan, dibutuhkan juga kolaborasi penguatan kelembagaan tim pembina dan tim pelaksana UKS dan UKM untuk menjalankan Triasnya. Diantaranya pelayanan kesehatan, pendidik baik secara kurikuler maupun ekstra kurikuler agar menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
Hal ini demi mendukung proses belajar mengajar yang baik dan mewujudkan anak didik sehat, cerdas dan berkualitas.
"Untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) anak usia pendidikan sekolah tercapai 100 persen dan mengurangi angka anemia pada remaja putri, sehingga dapat mendukung percepatan penurunan stunting di Kotim,” tegasnya. (f1/sb)