seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Hama Tungro Gagalkan Panen Padi Wilayah Pasang Surut

by Redaksi - Tanggal 07-10-2022,   jam 10:26:06
H Abdurrahman Amur H Abdurrahman Amur

SB, KUALA KAPUAS - Masa tanam padi April-September (Asep) untuk wilayah pasang surut sebagian besar bisa dipastikan gagal panen, dominan akibat serangan hama Tungro yang menyerang tanaman padi milik petani.

Kegagalan panen petani akibat serangan hama Tungro tersebut, menjadi perhatian khusus H. Abdurahman Amur selaku Legislator DPRD Kabupaten Kapuas dari Partai Golkar.

"Memprihatinkan, kondisi petani kita sebagian besar gagal panen padi masa tanam April-September (Asep), selain kondisi alam yang dominan diserang oleh hama tungro," ungkap H Abdurahman Amur.

Lanjutnya, kehidupan petani cukup memprihatinkan karena menggantungkan hidup dari hasil pertanian, dan harus diantisipasi, apalagi akan berdampak bisa berbagai hal muncul.

"Pemerintah wajib segera turun tangan membantu menyiapkan masa tanam Oktober -Maret (Okmar) dengan berbagai bantuan seperti bibit dan pupuk," jelas H. Engko sapaan akrabnya.

Apalagi, kata Engko saat ini iklim sangat tidak bagus, dan ancaman hama tikus juga meningkat, sehingga PPL di wilayah pasang surut seperti di Kecamatan Kapuas Kuala, Tamban Catur, Bataguh dan Kapuas Timur harus berkerja ekstar siaga, juga berkoordinasi dengan Gapoktan setempat.

"Kapuas sejak dahulu dikenal sebagai lumbung padi, jangan sampai panen menurun atau padi tidak produktif, apalagi ada program Nasional Food Estate," tegas H. Engko.

"Semoga masa tanam Okmar hasilnya bisa membaik, dan semuanya berkerjasama dalam mendukung para petani," demikian harap H. Engko. (dm)