Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Menjadi Perhatian Khusus
SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati mengatakan layanan kesehatan kepada masyarakat diwilayah Kotim saat ini masih belum merata seluruhnya. Karena kurangnya tenaga kesehatan seperti bidan, perawat dan juga dokter. Hal tersebut menjadi perhatian Pemkab Kotim.
"Saya berharap tidak hanya pelayanan kesehatan kepada masyarakat saja yang menjadi perhatian, tetapi juga kesejahteraan para dokter dan perawatnya juga harus diperhatikan. Apalagi Kotim masih kekurangan tenaga medis dokter spesialis dan sub spesialis," kata Wakil Bupati Kotim, Irawati, Sabtu (11/11/2023).
Kurangnya tenaga medis dan kesejahteraan kepada para dokter dan perawat membuat Irawati akan menyampaikan keluhan tersebut kepada Bupati Kotim agar kesejahteraan para nakes bisa terjamin. Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh insan kesehatan yang telah berjuang bersama dalam melaksanakan pembangunan kesehatan indonesia.
"Seluruh insan kesehatan terus mengembangkan diri untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, serta mendorong terbangunnya gerakan masyarakat hidup bersih dan juga sehat, dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga dan mencuci tangan dengan sabun," ucapnya.
Tidak lupa juga dirinya mengajak dan mendorong seluruh masyarakat untuk dapat memeriksakan kesehatan secara rutin, dengan cara pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi dan juga pemeriksaan penyakit sesuai dengan siklus hidup.
Bersama denga Kementrian Kesehatan, pihaknya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua komponen bangsa. Karena kolaborasi diperlukan untuk memperkuat komitmen dan menyatakan pandangan guna mempercepat implementasi transformasi yang ditargetkan rampung pada tahun 2024 mendatang nantinya. (f2/sb)