Lewati ke konten utama
Provinsi

Disbun Kalteng Tetapkan Harga TBS Periode September 2022

Redaksi 08-10-2022, 01:57 WIB 2 menit baca
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rizky R Badjuri saat membuka rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) dan foto bersama, Rabu (5/10/2022) lalu. FOTO : ISTIMEWA
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rizky R Badjuri saat membuka rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) dan foto bersama, Rabu (5/10/2022) lalu. FOTO : ISTIMEWA

SB, PALANGKA RAYA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Kalteng Rizky R Badjuri, membuka rapat Penetapan Harga TBS periode September 2022 di Aula Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng, Rabu (5/10/2022).

Rapat ini dihadiri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kalteng, perusahaan mitra, perwakilan petani plasma, perwakilan koperasi, tim penetapan harga TBS, dinas kabupaten/kota yang membidangi perkebunan, perwakilan dari Biro Perekonomian Setda Kalteng, Dinas Koperasi Kalteng dan perwakilan Bank Indonesia.

Plt. Kepala Disbun Prov. Kalteng Rizky R. Badjuri, menjelaskan rapat penetapan harga TBS merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Nomor 64 Tahun 2020, tanggal 28 Desember 2020 Tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun di Kalteng.

"Hasil penetapan harga TBS ini, berdasarkan data-data yang telah dikirimkan pihak perusahaan yang melakukan penjualan CPO atau Palm Kernel (PK). Apabila pada bulan berjalan tidak ada penjualan CPO atau PK, maka tidak diikut sertakan dalam perhitungan TBS," kata Rizky R Badjuri.

"Harapannya dengan adanya penetapan harga TBS ini, harga sawit tetap akan ada kenaikan,” lanjutnya.

Plt Kadisbun juga menegaskan, kepada agar perusahaan lebih memperhatikan batas waktu, dan cara penyampaian data, untuk lebih mudah dan tertib. Dirinya meminta perusahaan jangan mepet-mepet mengirimkan data. Karena tim penetapan harga harus melakukan perhitungan sebelumnya, agar pada saat pertemuan harga sudah merupakan hasil dari perhitungan.

"Jangan sampai melebihi batas waktu yang sudah disepakati, yaitu tiga hari sebelumnya,” tegasnya.

Pada periode September 2022 harga minyak sawit (CPO) sedikit bergeser naik menjadi Rp. 10.571,71 (per Kg + PPN), bila dibandingkan periode bulan Agustus 2022 yang lalu diposisi Rp. 10.277,49. Sedangkan harga inti sawit (PK) juga ikut bergeser menjadi Rp. 5.934,00 dari sebelumnya di periode Agustus 2022 sebesar Rp. 5.139,48 dengan indeks “K” sebesar 87,10%.

Berdasarkan perhitungan dengan rumus yang berlaku, untuk periode bulan September 2022 harga TBS kelapa sawit produksi pekebun di Provinsi Kalimantan Tengah telah ditetapkan sebagai berikut : pada umur tiga tahun Rp. 1.667,36; umur empat tahun Rp. 1.821,92; umur lima tahun Rp. 1.968,66; dan umur enam tahun Rp. 2.025,96. Selanjutnya, umur tujuh tahun Rp. 2.065,79; umur delapan tahun Rp. 2.159,14; dan umur sembilan tahun Rp. 2.216,04. Sedangkan untuk tanaman pada kelompok umur 10 – 20 tahun adalah Rp. 2.280,22 per Kg. (kn)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard