Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Ini Penyebab Puskesmas di Pelosok Kotim Belum Terakreditasi

Redaksi 16-11-2023, 09:23 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dinkes Kotim) Umar Kaderi mengatakan, akreditasi di puskesmas wilayah pelosok terkendala tidak tersedianya tenaga dokter.

"Syaratnya itu salah satu Sumber Daya Manusia (SDM) terdiri dari tenaga dokter dan tenaga medis lainnya. Kemudian peralatan medis yang ada di puskesmas tersebut untuk dipastikan layak apa tidak dari tim penilai,” kata Umar Kaderi pada Rabu (15/11/2023).

Umar menyebutkan seperti di Puskesmas Tumbang Penyahuan dan Tualan Hulu belum memiliki tenaga dokter. Pihaknya menyiasati dengan kunjungan dokter dari Puskesmas Cempaga seminggu atau sebulan sekali.

Selain itu, Puskesmas juga masih kekurangan dokter gigi dan apoteker. Dari 21 Puskesmas, dokter gigi baru di 19 Puskesmas dan apoteker baru ada satu orang. Masyarakat tetap dilayani tapi kualitasnya memang kurang.

"Dokter gigi kita usulkan kepada pemerintah pusat untuk melengkapi sesuai standarnya. Tapi Alhamdulillah teman-teman dokter tetap memberikan pelayanan puskesmas yang belum memiliki dokter dengan paruh waktu,” ujarnya.

Menurut Umar, pada 2024 mendatang, akan dilakukan proses akreditasi terhadap dua Puskesmas. Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan seluruh persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk penilaiannya, akan dilakukan tim independen, baik dari provinsi maupun pusat.

"Kita akan siapkan semuamya termasuk anggaran yang dibutuhkan untuk proses akreditasi,” tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard