Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Alat Berat Tak Bisa, DPUPRPRKP Kotim Lakukan Normalisasi Manual

Redaksi 16-11-2023, 05:53 WIB 1 menit baca
Tampak sedang dilakukan normalisasi anak sungai menggunakan alat berat. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak sedang dilakukan normalisasi anak sungai menggunakan alat berat. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT- Dinas Pekerjaan Umum, Penataan ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP)Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menangani pengerukan drainase di sepanjang Sei Baamang. 

Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas PUPRPRKP Kaspul Zein mengatakan, normalisasi kali ini dilakukan pengerukan secara manual karena terjadi penyempitan sungai di jalan Tidar.

"Waluapun pengerukan manual tetap masih terus dikerjakan. Saat ini penangannnya sudah dikerjakan mencapai 1.600 meter dari jalan Tidar masuk jalan Langsat empat," kata Kaspulzein pada Kamis (16/11/2023). 

Kaspul menjelaskan, ada beberapa titik di Sei Bamaang yang tak dapat dilewati ekskavator amphibi karena alur saluran drainase mengalami penyempitan sehingga petugas harus turun mengeruknya secara manual. 

Ia juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan normalisasi hingga tuntas sampai ke saluran drainase dekat Puskesmas Baamang II. Selanjutnya Setelah dari Sei Baamang selesai pihaknya akan lanjutkan lagi normalisasi di Sei Mentawa. 

"Beberapa hari lalu kita juga sudah menurunkan beberapa petugas untuk membersihkan rumput dan gulma di Sei Mentaya terlebih dahulu secara manual hingga nanti tinggal pengerukannya saja," sebutnya.

Mengenai anggaran untuk normalisasi draniase tersebut, dirinya mengatakan menggunakan dana pemeliharaan rutin yang tidak berkontrak yang mana tak ditentikan tanggal penyelesaiaanya. 

"Kita menggunakan anggaran dana pemeliharaan rutin. Sebelumnya sempat untuk Sei Baamang yang panjangngnya enam kilo meter dianggarkan Rp 500 juta, namun karena kekurangan anggaran akhirnya kami gubakan dana pemeliharaan rutin. Jadi sampai akhir tahun belum selesai masih bisa dilanjutkan diawal tahun nanti," ucapnya. 

Untuk diketahui sebelumnya telah diberitakan Dinas PUPRPRKP melakukan normalisasi draniase yang dikerjakan sejak 26 September lalu dengan menurunkan Alat berat mulai dari Sungai Kalibaru Jalan Menteng ujung belakang Citimal ke arah Sei Baamang. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard