37 Desa Masih Blank Spot
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya untuk mengatasi area blank spot. Secara bertahap desa-desa yang selama ini belum menikmati layanan internet berangsur angsuran merasakan layanan tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Kotim Raihansyah, mengatakan, hingga saat ini, puluhan desa di Kotim belum terjangkau sinyal seluler atau blank spot.
"Dari 168 desa yang ada di Kotim, sekitar 37 desa di Kotim yang masih blank spot, dan itu menjadi perhatian serius kami," Kata Raihansyah, Jumat (17/11/2023).
Raihanyash menjelaskan, puluhan desa tersebut rata-rata berada jauh dari perkotaan, dan terbanyak ada di Kecamatan Tualan Hulu. Namun, banyak juga desa di pedalaman sudah terjangkau sinyal bahkan internet.
"Tidak semua di pedalaman blank spot, seperti desa Tumbang Gagu sudah tersediah internet bahkan sudah bisa video call," ujarnya
Dieinya juga mengatakan, untuk wilayah yang masih blank spot nantinya akan di tuntaskan melalui program menuntaskan daerah yang masih blank spot dengan harapan 2024 nanti ditargetkan untuk semua daerah yang blank spot sudah terjangkau semua dengan jaringan internet.
Pihaknyapun saat ini terus berkomunikasi dengan beberapa provider seluler terkait jaringan. Dan sudah ada beberapa yang melakukan paparan untuk penyedia jasa tersebut.
"Sudah ada yang paparan kepada kami, dan kami masih memilah mana yang terbaik memberikan pelayanan," terang Raihansyah.
Selain itu, saat ini pemerintah Kotim juga terus berupaya melaksanakan program smart city. Sehingga, diharapkan melalui program tersebut dapat menjadi jalan untuk mengatasi permasalahan jaringan seluler.
"Dengan ini nantinya juga bisa dibangun tower telekomunikasi di Kotim melalui program dari pemerintah pusat. Sehingga, desa blank spot dapat teratasi secara keseluruhan," ucapnya (f1/sb)