Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

DPMD Kotim Telusuri Isu Belum Dibayarkan Gajih Kades

Redaksi 25-01-2024, 02:59 WIB 1 menit baca
Kepala DPMD Kotim, Raihansyah. (FOTO: ISTIMEWA)
Kepala DPMD Kotim, Raihansyah. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Sebagian perangkat desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluh karena belum menerima gaji selama tiga bulan. 

"Hampir tiga bulan dan kita harus putar otak cari sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata salah satu perangkat desa di Kotim yang tidak disebutkan namanya, Kamis (25/1/2024).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotim, Raihansyah saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut dirinya akan segara melakukan pencekan bersama Inspektorat.

"Nanti kita cek karena untuk (gaji) perangkat desa masuk dalam rincian ADD (Alokasi Dana Desa) dan sudah lunas terbayar," kata Raihansyah di Sampit, Kamis (25/1/2024).

Dirinya menjelaskan, memang terjadi tunggakan ADD tahun 2023 selama dua bulan yakni November dan Desember 2023 karena pemerintah daerah menunggu dana transfer pusat yang ternyata baru masuk di akhir tahun kemarin. 

"ADD tidak sempat dibayarkan hingga dua bulan. Namun pencairannya 22 Januari 2024 dan kemungkinan masuk ke pemerintah desa 23 dan 24 Januari ini. karena pihak bank memerlukan waktu untuk memasukkan data 168 desa di Kotim," ujarnya.

Untuk itulah, kata Raihansyah mempertanyakan jika ada perangkat desa yang gajinya tertunggak selama tiga bulan atau lebih. Pasalnya dirinya mengakui keterlambatan penyaluran ADD hanya dua bulan dan itupun sudah dilunasi.

"Kami akan telusuri lebih lanjut penyebabnya karena di data hanya dua bulan itu juga menunggu ADD itupun sudah lunas kemarin," ucapnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard