Kadin Kotim Gandeng Pemerintah Pengadaan Rumah Kurasi UMKM
SB, SAMPIT - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggandeng pemerintah setempat dalam pengadaan Rumah Kurasi untuk membantu UMKM memperbaiki dan meningkatkan mutu produknya lewat proses pembinaan dan kurasi yang terstandarisasi.
Ketua Kadin Kotim Susilo mengatakan, semua pelaku UMKM yang ada di Kotim hanya jago kandang belum bisa expor prodaknya secara Nasional. Salah satu solusi dari hal tersebut adalah pengadaan Rumah Kurasi
"Saya sudah bicarakan ke Pemkab Kotim untuk pengadaan Rumah Kurasi jika seluruh produk UMKM Kotim tembus pasar Nasional. Nantinya kita juga butuh kurator dan itu orang asli Kotim karena harus di sekolahkan ke BNSP untuk mendapatkan kompeten tersertifikasi,” kata Susilo, Senin (29/1/2024).
Ia menjelaskan, Kadin hanya mempunyai program namun tidak memiliki biaya besar untuk pengadaan Rumah Kurasi. Olehnya itu Pemkab Kotim harus bisa mengapresiasi dengan menfasilitasi untuk penyaluran program Kadin dengn job masing masing.
Dan dirinya mengakui, selama kepempinannya sebagai ketua Kadin, Pemerintah Kotim sangat mensuport penuh baik dengan pengadaan kantor kadin serta dalam waktu dekat Bupati Kotim akan menerbitkan Perbup untuk seluruh pelaku usaha wajib menjadi anggota Kadin.
"Total saat ini 600 pelaku UMKM sudah menjadi anggota Kadin. Nanti setelah Perbup diterbitkan maka akan bertambah lagi dengan wajib memiliki KTA baik itu UMD, UMP, badan usaha lainnya PT, CV Koperasi dan pelaku UMKM lainnya. KTA tersebut nantinya akan menjadi syarat wajib mengurus perijinan,” ungkapnya.
Dirinya berharap semua yang masih dalam proses tersebut segera selesai untuk direalisasikan agar bisa memberikan mentoring dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pasar melalui para pakar yang telah berpengalaman. (f1/sb)