Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Protes Jalan Rusak, Warga Tanam Ranting dan Pemkab Kotim Serahkan ke Pemprov Kalteng

Redaksi 13-02-2024, 07:01 WIB 2 menit baca
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Rekontruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kotim, Mentana Dihina Tristama. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Rekontruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kotim, Mentana Dihina Tristama. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Beredarnya video aksi warga menanam ranting didi Jalan arah Ujung Pandaran, Kabupaten Kotim menjadi viral sehingga mendapat tanggapan dari pemerintah setempat.

Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Mentana Dhinar Tristama mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk menindaklanjuti laporan Jalan HM Arsyad menuju Pantai Ujung Pandaran yang rusak tersebut.

"Ini ruas Jalan Provinsi kewenangannya ada di provinsi, namun kami akan tindak lanjuti berkoordinasi dengan PU provinsi," kata Mentana Dhinar Tristama, Senin (12/2/2024).

Ia juga mengungkapkan, seharusnya jalan provinsi ataupun jalan kabupaten bisa diperbaiki melalui dana APBN. Dan itu sudah sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan,. Akan tetapi pihaknya akan tetap berkoordinasi terlebih dahulu kepada Pemprov. 

"Tentu semua ada prosesnya. Ada proses perencanaan, manakala APBD kita tidak sanggup melakukan itu maka Provinsi ambil alih. Kalaupun belum mampu maka diajukan ke APBN," terang Mentana.

Sebelumnya, kondisi tersebut sempat viral karena dibagikan ke media sosial saat warga menanam ranting di tengah jalan berlubang arah Pantai Ujung Pandaran Sampit.

Ranting kecil tak bercabang tersebut tetanam di lubang Jalan HM Arsyad sekitar Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. 

Di ujung ranting tertutup karung putih dan dibawahnya terdapat penanda dengan warna cerah agar pengendara melintas melihat tanda-tanda lubang jalan dari kejauhan.

"Hati-hati saat melintas ke Ujung Pandaran jalannya ambelas," ujar Dwi salah satu warga yang membagikan foto kondisi jalan tersebut.

Warga lainnya, Adi yang kerap melalui jalan tersebut juga membagikan foto kondisi jalan menuju Pantai Ujung Pandaran tersebut. Foto tersebut menunjukkan kondisi melengkung sepanjang badan jalan dengan lubang di tengah jalan tertancap ranting.

"Hati-hati yang mau arah ke Ujung Pandaran atau sebaliknya, di Lampuyang jalan patahnya dalam. Pemerintah tolong tindak lanjuti," ucap Adi.

Warga khawatir jalan yang kerap dilalui angkutan berat dan kendaraan pribadi tersebut mengancam keselamatan pengendara. Sehingga berharap segera ada tindak lanjut untuk memperbaiki jalan tersebut. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard