Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dinkes Kotim Sudah Sediakan TTK Bagi Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir

Redaksi 23-02-2024, 06:56 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah menyediakan fasilitas Tempat Tunggu Kelahiran (TTK) disetiap Puskesmas guna memaksimalkan layanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir. Sehingga, dapat menekan angka kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) di wilayah setempat.

"TTK adalah fasilitas rumah singgah. Di tempat tersebut juga dilakukan pemantauan kesehatan oleh petugas bidan wilayah asal pasien. Hampir seluruh puskesmas sudah menyediakan fasilitas ini,” kata Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, Jumat (23/2/2024).

Menurutnya, upaya penurunan kematian ibu dan bayi telah dilakukan melalui penyediaan rumah tunggu kelahiran, rujukan ibu hamil, serta peningkatan kapasitas tenaga dokter dan bidan di puskesmas.

Olehnya itu fasilitas TTK disediakan untuk memudahkan ketersediaan tempat singgah bagi pasien ibu hamil yang tinggal jauh dari fasilitas layanan kesehatan, utamanya rumah sakit rujukan.

"Kami harapkan ibu hamil tidak ragu untuk melakukan persalinan di puskesmas terdekat. Karena pelayanan di Puskesmas selalu kami tingkatkan dan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik terutama untuk ibu yang akan melahirkan," tegasnya.

Guna mengenalkan keberadaan fasilitas TTK, pihaknya telah memberikan surat resmi ke puskesmas di wilayah Kotim untuk diinformasikan ke masyarakat di wilayah masing-masing hingga ke tingkat RT/RW bahkan di lingkup dasa wisma. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan melalui medsos.

Tambahnya, pemerintah juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan ibu hamil di fasilitas kesehatan primer terutama dengan penyediaan fasilitas alat cek hemoglobin dan USG (Ultrasonografis medis) di puskesmas secara bertahap.

"Transformasi layanan kesehatan merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard