Wabup Gumas Hadiri Operasi Katarak Gratis
SB, KUALA KURUN – Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Efrensia LP Umbing menghadiri Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalteng, diselenggarakan di Klinik Mata Isen Mulang, Jumat (15/3/2024).
Wabup menyampaikan, kegiatan sendiri langsung dihadiri oleh Sekda Kalteng Nuryakin selaku Ketua PMI Kalteng. Dan beliau berharap pelayanan sosial yang positif tersebut membawa dampak besar bagi masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan selama empat hari, yakni pada tanggal 14 Maret dilakukan screening awal, tanggal 15-16 Maret dilakukan operasi dan tanggal 17 Maret dilakukan follow up,” ucap Efrensia LP Umbing.
Dan dirinya mengucapkan terima kasih juga kepada pihak Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng yang memberikan sumbangan sebesar 150 juta rupiah dan Bank Kalteng sebesar 50 juta rupiah.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada bapak Sekda Kalteng, dan juga kepada GAPKI serta Bank Kalteng yang berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan masyarakat kita bisa melihat dengan normal lagi,” tuturnya.
Dikesempatan itu, Sekda Kalteng berharap kegiatan operasi katarak seperti ini dapat terus diperluas dengan kegiatan–kegiatan positif lainnya ke depan dan menjadi contoh kolaborasi lintas sektor untuk membantu masyarakat.
"Kegiatan sosial yang melibatkan berbagai unsur dari PMI dan mitra menjadi salah satu upaya nyata kontribusi kita semua agar dapat berdampak bagi masyarakat sekitar dalam meringankan beban bagi yang membutuhkan," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda mengingatkan kepada masyarakat Kalteng agar waspada terhadap ancaman banjir di musim penghujan yang terjadi saat ini.
"Saya berharap kita semua harus senantiasa mawas diri, menjaga lingkungan sekitar dan mengoptimalkan gotong royong. Kepada PMI Provinsi, PMI Kabupaten/Kota juga diimbau untuk terus waspada dan dapat segera memberikan layanan-layanan sosial jika dirasa diperlukan bagi masyarakat sekitar kita," ungkapnya.
Selanjutnya, Pimpinan Klinik Mata Isen Mulang Lucy Meylani Elizabeth Pakpahan mengatakan angka kebutaan akibat katarak masih merupakan penyebab tertinggi di Indonesia.
"Penanggulangan penglihatan merupakan salah satu program kesehatan yang menjadi perhatian Pemerintah. Oleh karena itu penanganan harus difokuskan untuk penderita katarak dengan membuka akses bagi penderita untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak," sebutnya. (sb/*)