Fraksi Golkar Sebut Ramadan Mampu Meningatkan Perekonomian Masyarakat
SB, PALANGKA RAYA – Bulan suci ramadan adalah bulan penuh dengan berkah, sehingga dinyakini mendorong pertumbuhan perekonomian daerah dan memberi dampak positif bagi keberlanjutan kegiatan usaha masyarakat.
Transaksi dan perputaran uang di tengah masyarakat meningkat pesat disbanding di bulan-bulan biasanya, maka dari itu anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery yakin ini adalah keberkahan bagi masyarakat khususnya uang membuka usaha kuliner dan sebagainya.
Usaha dadakan sendiri, ungkapnya tidak jarang mendapatkan keberkahan tersendiri sehingga membantu perekonomian pelaku usaha itu sendiri.
“Permintaan masyarakat pasti meningkat, baik itu sembako, pakaian dan kuliner. Artinya perputaran uang jauh lebih besar yang secara dampak ekonominya akan sangat baik,” sebut anggota Komisi B itu, Sabtu (23/3/2024).
Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, peningkatan itu dikarenakan pengeluaran masyarakat untuk konsumsi cenderung lebih tinggi daripada hari-hari biasanya.
Memang lanjutnya, Pasar Ramadan yang memberi kontribusi besar terhadap kegiatan pelaku usaha di bidang kuliner. Belum lagi dengan adanya kegiatan buka puasa bersama yang biasanya memesan banyak makanan dan minuman dari para pelaku usaha di wilayah ini.
“Berbelanja tidak hanya umat yang menjalankan ibadah puasa, tapi kita lihat sendiri semarak Ramadan ini juga diikuti oleh seluruh masyarakat,” terangnya.
Disampaingi itu, dirinya juga meminta masyarakat terus melakukan pemantauan dan pengendalian harga kebutuhan pokok yang ada di pasar. Agar tidak terjadi pemanfaatan oleh oknum yang ingin bermain harga.
“Kita bersyukur perekonomian di bulan Ramadan ini meningkat. Saya tekankan lagi pemerintah harus aktif dalam pemantauan kebutuhan dan stok harga,” tuturnya. (sb)