Lewati ke konten utama
Provinsi

Kalteng Susun Desain Olahraga Daerah

Redaksi 27-04-2024, 11:35 WIB 1 menit baca
Sejumlah praktisi dan penggiat olahraga, Dispora kabupaten, KONI bersama Dispora Kalteng hingga Pemprov Kalteng mengikuti FGD untuk menyusun Desain Olahraga Darah Kalteng, di Hotel Luwansa, Sabtu (27/4/2024). (FOTO:ISTIMEWA)
Sejumlah praktisi dan penggiat olahraga, Dispora kabupaten, KONI bersama Dispora Kalteng hingga Pemprov Kalteng mengikuti FGD untuk menyusun Desain Olahraga Darah Kalteng, di Hotel Luwansa, Sabtu (27/4/2024). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Kalteng menyiapkan Desain Olahraga Daerah (DOD) dengan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng. Hal ini untuk merancang dan merumuskan serta penyusunan peraturan daerah guna masa depan olaharaga Kalteng kedepanya lebih baik lagi.

Dalam sambutan Gubernur H Sugianto Sabran, yang dibacakan oleh Asisten Bidang Kemasyarakatan Setda, Suhaemi mengatakan, Kalimantan Tengah harus memiliki desain olahraga daerah (DOD).

Desain DOD Kalteng, didapat dari  berbagai masukan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digagas  Dispora Kalimantan Tengah.

"Ini langkah awal FGD DOD merangkum masukan dari berbagai sumber yang ahli di bidangnya  memajukan olahraga daerah," kata Suhaemi saat membuka  FGD DOD Kalteng,  Sabtu ( 27/4/2024).

Suhaemi mengatakan, draf DOD akan dilanjutkan ketahap  peraturan daerah (Perda) keolahragaan. Atau menjadi pra rancangan  peraturan gubernur DOD.

Lebih jauh, jelasnya DOD mengacu  arah kebijakan pusat tentang Desain Olahraga  Besar Nasional (DBON) yang memuat 14  cabang olahraga. Tentunya daerah akan menambah cabor sesuai dengan keunggulan daerah.

Pemprov Kalteng juga meminta, KONI sebagai mitra daerah mempersiapkan matang kontingen Kalteng pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatra Utara 2024.

Juga Dispora  harus menyiapkan kontingen Kalteng pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas)  yang diikuti atlet-atlet disabilitas.

Ketua panitia FGD DOD, Adi Nur Fajar mengatakan, draf DOD akan memuat olahraga prestasi, olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan.

Sebagai amanat undang-undang olahraga  sebagai penguatan  peningkatan prestasi olahraga Kalteng. Juga memotivasi  pembinaan  atlet di klub-klub olahraga baik di 14 kabupaten/kota.

"Draf  desain olahraga daerah  setelah diputuskan pimpinan daerah menjadi acuan perkembangan kemajuan olahraga daerah," terang Adi. (*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard