RSUD dr Murjani Sampit Rawat dan Bantu Pengurusan Administrasi Korban Kecelakaan
SB, SAMPIT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit rawat korban kecelakaan anak berinisial Y dan bantu mengurus segala administrasi rujukan dari RSUD dr Murjani Sampit ke RS Betang Pambelu Palangka Raya.
Korban Y merupakan anak yang selamat dari kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Parenggean yang menyebabkan ke dua orang tuan dan adiknya meninggal dunia.
"Kita sudah merawat sehari disini namun kondisinya harus di rujuk untuk dilakukan operasi pata kaki di Palangka Raya. Jadi hari ini kami sudah rujuk ke Palangka Raya," kata Kepala Direktur RSUD dr Murjani Sampit Sutriso, Senin (20/5/2024).
Ia mengakui pihaknya merasa kesulitan untuk mengurus administrasi rujukan ke Palangka Raya karena tidak ada keluarga dekat di Kotim yang bisa dikonfirmasi dalam hal pelayanan BPJS Kesehatan Korban ataupun BPJS Ketenaga Kerjaan orang tuanya yang diwariskan ke anak pertamanya.
Data yang yang diterima hanyalah KTP orang tuanya dan identis korban. BPJS ketenaga kerjaan ayah korban juga ada cuman harus konfirmasi dulu ke pihak Perusahaan. Kemudian dari pihak perusahaan lanjutkan ke PT. Jasa Raharja dan diteruskan ke BPJS Ketenaga Kerjaan.
Lanjutnya, PT Jasa Raharja dalam hal ini akan membantu korban kecelakaan hanya Rp 25 Juta sedangkan operasi korban tersebut butuh dana sekitar Rp 60an juta. Olehnya itu pihaknya lakukan langka awal melalui pihak perusahaan kemudian ke BPJS Ketenaga Kerjaan.
"Kami dibantu wakil bupati untuk hubungi pak camat setempat ayahnya bekerja lebih dulu. Karena kami tidak punya kontak perusahaan. Dan kami pastikan semuanya akan terurus. Intinya anak itu tetap dirawat lebih dulu," ucapnya.
Tambahnya, awalnya pihaknya bersama Wakil Bupati ingin merujuk korban ke RS Doris Silvanus namun harus menunggu dua minggu baru bisa operasi. Akhirnya diputuskan langsung dibawa ke RS Betang Pambelu untuk segera dilakukan operasi. (f1/sb)