Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Basarnas Gelar Rakor Peningkatan Sinergitas Penanganan SAR

Redaksi 31-10-2022, 02:41 WIB 1 menit baca
RAKOR : Asisten I Setda Kotim, Diana Setiawan membuka kegiatan Rapat Koordinasi Basarnas di Hotel Aquarius Sampit. FOTO : SEPUTAR BORNEO
RAKOR : Asisten I Setda Kotim, Diana Setiawan membuka kegiatan Rapat Koordinasi Basarnas di Hotel Aquarius Sampit. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, SAMPIT - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) SAR tahun 2022 di Hotel Aquarius Sampit pada Senin (31/10/2022).

 Kegiatan dengan mengusung tema Melalui Rapat Koordinasi SAR dan Rencana Kontijensi Kita Tingkatkan Sinergitas dan Kesiapsiagaan Dalam Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan Guna Mewujudkan Quick Response Search And Rescue di Perairan Kalimantan Tengah tersebut dibuka Asisten I Setda Kotim, Diana Setiawan.

Asisten I mengatakan, pemerintah daerah sangat terbantu dengan adanya Basarnas, khususnya dalam penanggulangan bencana alam seperti yang terjadi sekarang ini banjir.

"Sesuai dalam sambutan Bapak Bupati, beliau sangat mendukung apa yang dilakukan Basarnas. Bahkan kami sebagai pemerintah daerah mengatakan semua OPD bisa mendukung program pembangunan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur," sebut singkatnya.

Sementara ditempat yang sama, Koordinasi Subtansi Dukungan Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Budi Priyatno menjelaskan, tugas dan fungsi Basarnas sudah sangat jelas yaitu mendukung pemerintah dari segi penaggulangan kecelakaan atau bencana alam.

Dirinya menginginkan melalui Rapat Koordinasi nantinya bisa mendapatkan output yang baik atas sinergitas Basarnas dengan pemerintah dan Forkopimda.

"Setiap kegiatan SAR harus adanya sinergitas dari semua pihak, karena kita sadar personel dari Basarnas masih jauh dari kata ideal. Maka aku itu setiap penanganan atau memberikan pertolongan SAR kami selaku bersama dari rekan-rekan Polri, TNI dan BPBD," terang Budi kepada wartawan.

Dijelaskan Budi, tingkat kerawanan bisa saja terjadi, baik kapal tenggelam, Banjar dan karhutla. 

"Inilah menjadi perhatian kami, sekarang ini masalah banjir dan setelah banjir bisa saja karhutla. Sejak sekarang kamu harus mempersiapkan diri dalam menanggulangi," tukasnya. (ok)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard