Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Mitigasi Bencana Masuk Dalam Kurikulum Merdeka Belajar

Redaksi 04-06-2024, 01:03 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan, belum lama ini. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan, belum lama ini. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, Mitigasi bencana telah diintegrasikan dalam beberapa pembelajaran umum pada Kurikulum Merdeka yang saat ini sudah diterapkan di satuan pendidikan.

"Ini sudah jadi perhatian Kemendikbud ristek. Materi mitigasi bencana akan masuk di semua mata pelajaran di sekolah. Dalam beberapa konteks yang berbeda namun mengacu pada tujuan yang sama," kata Muhammad Irfansyah, Selasa (4/6/2024).

Untuk itu ia berharap, tenaga pendidik di Kabupaten Kotim khususnya memahami hal tersebut agar bersama sama mengajarkan kepada seluruh peserta didik terkait mitigasi bencana. Apalagi di Kotim sendiri masuk jajaran rawan bencana terutama banjir dan kebakaran lahan dan hutan.

"Muatan materi kebencanaan akan masuk dalam mata pelajaran IPA, Agama, Kewarganegaraan,Olahraga dan lainya menjadi fokus penting dalam implementasi kurikulum merdeka. Seperti contoh dalam pelajaran IPA para siswa menanam pohon bersama, dalam mata pelajaran agama tidak membuang sampah sembarangan hukumnya," ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi sejumlah sekolah terutama untuk pendidikan anak usia dini yang sudah mulai menjalin koordinasi dan kerja sama dengan BPBD untuk melakukan sosialisasi dan simulasi kebencanaan kepada peserta didik.

"Apalagi daerah kita merupakan daerah yang rawan banjir, walaupun selama ini ada upaya untuk memberikan pelatihan mitigasi yang dilakukan oleh siswa tapi pemahaman guru juga terkait materi seperti ini sangat penting," pungkasnya (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard