Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Kantin Sekolah Diminta Tidak Jual Makanan Berpengawet dan Pewarna

Redaksi 13-06-2024, 07:53 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotim, Umar Kaderi mengimbau kepada kantin sekolah untuk menghindari makanan dengan pengawet dan pewarna kimia.

Imbauan itu dia sampaikan dalam pembukaan kegiatan Orientasi Agent of Change (AOC) Penyakit Tidak Menular Tingkat Kotim di SMAN 1 Sampit, Rabu (12/6/2024).

"Kepada Kepala Sekolah/Madrasah kepada saya titipkan kantin sekolah agar dapat menyediakan makanan yang bersih, aman, sehat, bergizi dan upayakan alami. Hindari makanan dengan pengawet, pemanis kimia, penyedap rasa, pewarna kimia, pengenyal kimia dan atau bersoda," kata Umar.

Menurutnya, fungsi kantin sehat harus dikembalikan. Yakni, untuk memfasilitasi peserta didik yang tidak sempat sarapan atau perlu makan siang tetap terpenuhi kebutuhan gizinya. Sehingga, para peserta didik bisa konsentrasi belajar.

"Kerja sama yang sudah terbina dengan puskesmas terus dipertahankan dan ditingkatkan, agar variasi dan inovasi pelayanan kesehatan di sekolah/madrasah menjadi lebih optimal," imbuh Umar.

Terlebih, pemerintah telah berupaya melakukan beragam kebijakan untuk menciptakan generasi penerus yang sehat di sekolah. Mulai dari update undang- undang kesehatan, penerbitan peraturan menteri kesehatan terkait penyakit tidak menular, kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (phbs), hingga gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat (germas).

Bahkan, pemerintah juga membuat integrasi layanan kesehatan primer, promosi cerdik, posbindu ptm, usaha kesehatan sekolah/madrasah dan lain-lain. Hal itu merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit tidak menular.

"Upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, terutama masyarakat di lingkungan sekolah. Generasi penerus bangsa harus disiapkan dengan baik, hidup sehat dan terjaga dari penyakit menular dan tidak menular," tutupnya (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard