Dewan Dorong Masyarakat Budidaya Kayu Ulin
SB, SAMPIT - Potensi dan nilai ekonomi yang tinggi kayu ulin sehingga dapat menjadi perhatian bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk mengembangkan, dan budidaya kayu ulin.
"Kita mengajak masyarakat untuk budidaya kayu ulin. Sebab kayu ulin memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dan kualitas bagus juga sudah tergolong langka, jadi sulit untuk didapatkan," ucap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotim H Hairis Salamad.
Lanjutnya, padahal kebutuhan akan kayu ulin cukup tinggi permintaannya dipasaran, mulai untuk bangunan rumah, proyek pemerintah dan keperluan lainnya, namun kayu ulin sulit didapatkan.
"Sehingga usaha untuk membudidayakan kayu ulin ini, memiliki masa depan yang cerah. Karena permintaan kayu ulin meningkat setiap tahun," jelasnya.
"Kayu ulin merupakan jenis kayu yang kualitasnya diakui, jadi peminatnya selalu ada. Tentu peluang usaha di bidang ini bisa dikatakan menjanjikan," ucap Politisi Partai Amanat Nasional ini.
Hairis Salamad menerangkan, dalam budidaya memang harus bekerjasama dengan pemerintah desa, dan kecamatan berkaitan dengan lahan, yaitu memanfaatkan lahan kosong yang ada di daerah masing-masing.
"Budidaya dengan bekerjasama atau secara gotong royong sebab dibutuhkan lahan luas, jadi budidaya kayu ulin dapat terwujud dan kayu ulun mudah didapatkan. Saya yakin dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," tandasnya. (ok)