Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Antisipasi Karhutla, BPBD Kotim Harapkan Ada Helikopter Water Bombing

Redaksi 05-07-2024, 03:22 WIB 1 menit baca
Kepala BPBD Kabupaten Kotim, Multazam ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:ABU)
Kepala BPBD Kabupaten Kotim, Multazam ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT -  Kepala Dinas BPBD Kotim, Multazam berharap dukungan dari BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah mengenai penyediaan Helikopter Water Bombing untuk mencegah Karhutla saat masuki musim kemarau di wilayah setempat.

“Kita memerlukan armada pembom air dari udara. Terkait helikopter water bombing ini akan kita koordinasikan dengan provinsi. Kita berharap tidak sampai terjadi karhutla yang parah, tapi situasi tersebut tentu menjadi atensi BPB-PK Kalteng,” kata Multazam Jumat (5/7/2024).

Multazam mengatakan, bahwa BPB-PK Kalteng memiliki sensor suhu untuk menemukan titik panas. Olehnya itu pihaknya berharap helikopter water bombing dapat didistribusikan ke Bandara H Asan Sampit untuk membantu wilayah Kotim.

“Jadi memang saat memasuki musim kemarau atau kekeringan, bencana Karhutla menjadi atensi dari seluruh Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penetapan status tersebut tentu dilakukan dengan berbagai parameter yang telah dikaji, sesuai dengan sifat musim kemarau yang mengalami kekeringan.

“Kami berupaya melakukan pencegahan dan mitigasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” jelas Kalaksa BPBD Kotim.

Ditambahkannya, pihaknya juga terus melakukan pendekatan pada masyarakat terkait bahaya Karhutla agar masyarakat sendiri paham bahwa kebakaran hutan dan lahan memiliki dampak negatif bagi kesehatan dan merugikan banyak pihak.

“Kita akan melakukan edukasi, pendekatan, sosialisasi, menyiagakan sarana prasarana, dan personel dalam situasi Karhutla dapat segera ditangani,” terang Multazam.

Multazam pun memaparkan sarana prasarana yang dimiliki oleh BPBD Kotawaringin Timur dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Sarpras semuanya telah siap, kita memiliki 7 unit truk tangki air, sejumlah selang, pompa air portabel, bahan bakar, dan work shop apa bila ada kerusakan,” tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard