Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dinas SDABMBKPRKP dan DLH Bekerjasama Menyelesaikan 3 RTH

Redaksi 16-07-2024, 12:55 WIB 2 menit baca
Tampak lokai RTH yang sudah dibangun oleh Dinas SDABMBKPRKP dan DLH Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)
Tampak lokai RTH yang sudah dibangun oleh Dinas SDABMBKPRKP dan DLH Kotim. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dalam kurun waktu kurang lebih 3 tahun, Dinas SDABMBKPRKP bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup telah membangun ruang terbuka hijau RTH ditiga titik lokasi secara bertahap mulai tahun 2022 sampai 2024 ini.

"Untuk teknisi dulu masih gabung dengan Dinas PU itu totalnya dua lokasi RTH. Tahun 2024 ini 1 lokasi RTH lagi jadi totalnya sudah 3 lokasi,” kata Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mantana Dinar, Selasa (16/7/2024).

Ia menjelaskan, Tiga lokasi RTH sebelumnya berada di Jalan Pramuka seluas 0,4 hektare yang dikerjakan oleh CV Borneo Putra Mentaya sebagai pelaksana.

"Sesuai kontrak kerja, proyek senilai Rp 1.450.000.000 telah dikerjakan mulai 7 Oktober dan berakhir 25 Desember 2022,” jelasnya.

Kemudian, RTH seluas 0,4 hektare di Jalan Tidar yang dikerjakan oleh CV Angkasa Raya sebagai kontraktor pelaksana. Proyeknya senilai Rp1.888.000.000, yang dibangun menggunakan DBH-DR sudah dikerjakan pada 7 Oktober – 26 Desember 2022.

Lalu, RTH di Jalan Cristopel Mihing seluas 0,6 hektare dikerjakan CV Prima Hasta Mandiri sebagai penyedia pelaksana dengan nilai kontrak Rp1.551.000.000. Pekerjaan dilaksanakan mulai 26 September 2022 selama 104 hari kalendar.

Pada tahun 2023, pekerjaan RTH di Jalan Pramuka dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp927 juta dan RTH di Jalan Cristopel Mihing dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp926 juta. Sedangkan, RTH di Jalan Tidar tak dianggarkan.

"Pada tahun 2024 ini, hanya dianggarkan untuk RTH di Jalan Pramuka. Untuk RTH di Jalan Tidar dan Cristopel Mihing sudah selesai, tinggal pemeliharaan saja.

Hanya memang tanamannya masih kecil dan baru terlihat hijau rimbun dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan,” ujarnya.

Lanjutnya, penyediaan RTH memang harus disediakan 10-20 persen dalam setiap kawasan untuk menata kota lebih indah dan asri. Sesuai konsep awal, pembangunan RTH di tiga titik lokasi di wilayah Kota Sampit tidak hanya menanam pohon tetapi juga dilengkapi jalur track pejalan kaki, gazebo untuk bersantai yang dilengkapi penerangan lampu dan bahkan kabarnya disetiap titik lokasi RTH ingin dibangun air mancur. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard