Lewati ke konten utama
Kotawaringin Barat

Pemerintah Perpanjang Siaga Darurat Banjir Kobar

Redaksi 04-11-2022, 06:44 WIB 1 menit baca
SURUT : Pengendara yang mulai melintasi jalan Pangkalan - Kotawaringin Lama yang mulai surut, pada Jumat (4/11/2022). FOTO : ISTIMEWA
SURUT : Pengendara yang mulai melintasi jalan Pangkalan - Kotawaringin Lama yang mulai surut, pada Jumat (4/11/2022). FOTO : ISTIMEWA

 

SB, PANGKALAN BUN - Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi memperpanjang status siaga darurat bencana banjir hingga batas waktu tidak menentu.

Hal tersebut melihat sejumlah daerah masih terendam banjir dan ditambah terjadinya hujan dengan intensitas tinggi, meski debit air mulai berkurang atau surut.

Warga yang mengungsi pun memilih tetap bertahan di pengungsian, karena takut banjir bisa terjadi kapan saja saat hujan terjadi.

 Perpanjangan status siaga darurat pun disampaikan oleh Pj Bupati Kobar, Anang Dirjo kepada sejumlah wartawan di Pangkalan Bun, baru ini.

"Melihat curah masih tinggi, maka kami pun memperpanjang status siaga banjir. Dan warga diminta tetap bertahan di pengungsian, kemudian warga lainnya diminta untuk tetap waspada dan tetap berhati-hati," ujar Anang Dirjo. 

Anang Dirjo menambahkan, debit air sudah turun sekitar 10 sintemeter. Namun banjir susulan diperkirakan masih terjadi lantaran menurut perkiraan BMKG curah hujan masih terus terjadi sampai akhir tahun.

"Puncak hujan akan terjadi sampai akhir Desember, jadi masyarakat benar-benar diminta waspada dan terus berhati-hati. Dinas terkait juga diminta proaktif melakukan pengawasan korban yang mengungsi, pantau segi kesehatan dan makan mereka,” ujar Plt Bupati Kobar ini.

Dirinya juga mengingat bagi pengendara agar tidak melintas jalanan arah Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama, meski air sudah mulai surut. 

"Untuk sementara pengendara diminta lewat melintas dari arah Kabupaten Lamandau. Apabila tetap nekat dikuatirkan akan membahayakan diri sendiri," tutupnya. (ok)

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard