Dinas SDABMBKPRKP Kotim Terus Mengusulkan Prioritas Perbaikan Jalan Lingkar Selatan
SB, SAMPIT - Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama melalui Kepala Bidang Bina Marga Nur Aina mengakui pihaknya terus mengusulkan perbaikan Jalan Lingkar Selatan yang menjadi akses angkutan berat dari Pelabuhan Bagendang menuju Bundaran Belanga.
“Kami tiap tahunnya terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kalimantan Tengah karena jalan tersebut kewenangan Pemerintah Provinsi,” katanya, Sabtu (20/7/2024).
Nur Aina mengatakan, ruas jalan tersebut selalu diusulkan setiap tahun agar menjadi prioritas perbaikan Pemerintah Provinsi. Pihaknya mengajukan perbaikan jalan lingkar selatan tersebut sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer.
Dirinya juga mengakui, pengusulan jalan tersebut sudah lama diajukan dan berulang setiap tahun namun memang belum mendapat kucuran dana dari Pemprov.
Ia menilai jalan tersebut harus diprioritaskan karena merupakan akses utama untuk angkutan berat yang hendak menuju maupun dari Pelabuhan Bagendang sehingga kendaraan berat tidak perlu masuk lintas dalam kota Sampit.
“Kami juga berharap penanganan kerusakan ruas jalan tersebut mendapat prioritas. Karena kita pun jika mengusulkan melalui DAK maupun DBH tidak akan bisa sebab jalan tersebut bukan kewenangan kabupaten,”jelasnya
Lanjutnya, terkait kerusakan jalan lingkar selatan, pengusaha juga berkontribusi dalam merawatnya. Seperti pada September 2022 dan Desember 2023, penanganan darurat dilakukan oleh perusahaan dengan patungan material agregat B yang kemudian diratakan menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kotim. Namun karena hanya penanganan darurat, kini ruas jalan tersebut rusak lagi.
"Sebelumnya swadaya dari perusahaan juga sudah dilakukan perbaikan sementara sembari menunggu konfirmasi dari provinsi. Namun hingga belum ada tindak lanjut dan jalan itu juga sudah mulai rusak kembali,” tukasnya. (f1/sb)