Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Guru SD se-Kotim Ikuti Bimtek Inovasi Pembelajaran

Redaksi 20-07-2024, 09:59 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah menghadiri Bimtek Inovasi Pembelajaran Guru SD. (FOTO: ISTIMEWA)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah menghadiri Bimtek Inovasi Pembelajaran Guru SD. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas guru Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kotim melalui Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan “Bimbingan Teknis Inovasi Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Dasar" di Aula Disdik Kotim, pada Sabtu (20/7/2024).

Dalam sambutannya Kepala Disdik Kotim Muhammad Irfansyah menyampaikan bahwa seorang guru harus mempunyai kreativitas, strategi, dan inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah. 

"Apa yang diterima bapa ibu guru SD Bimtek ini dapat bermanfaat untuk diri sendiri terlebih dulu untuk berinovasi kemudian menjalin komunikasi yang baik dengan para peserta didiknya," kata Muhammad Irfansyah.

Tidak hanya itu dalam kegiatan tersebut juga ada testimoni guru-guru yang sudah berinovasi dan berkreativitas yang memberikan pembelajaran para peserta didik dengan menerapkan kurikulum Merdeka Belajar.

"Tadi ada 3 orang guru SD di Kotim yang dijadikan testimoni untuk berinovasi dan kreativitas. Alhamdulillah dan itu guru guru penggerak semuanya," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, saat ini dengan perkembangan teknologo informasi banyak sekali dibuka kesempatan untuk para guru mengikuti lomba inovasi pembelajaran. Baik itu diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI, Disdik Provinsi, Disdik Daerah maupun Universitas.

"Dengan pengalaman, kita bisa mengembangkan diri untuk bergabung mengikuti inovasi dan kreativitas. Karena bermanfaatnya banyak untuk diri sendiri dan murid dan berimbas ke guru lainnya," jelasnya.

Lanjutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat secara instan. Olehnya itu dirinya mengajak semuanya untuk terus belajar, mengajar, bergerak untuk membangun pendidikan di Kotim.

"Tantangan kita saat ini adalah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar, olehnya itu terus bergerak, belajar untuk menyukseskan pendidikan di Kotim," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard