Sembilan Sekolah TK di Kotim Tutup
SB, SAMPIT – Tidak diminati oleh siswa sehingga tidak terjadi proses belajar mengajar, sehingga sebanyak sembilan sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terpaksa tutup.
"Kalau sekolah tidak diminati tutup sendiri, karena dana BOS dihitung berdasarkan jumlah siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Muhammad Irfansyah, Selasa (30/7/2024).
Irfansyah mengatakan, sembilan sekolah yang tidak lagi operasional diketahui saat diminta untuk re-akreditasi. Setelah ditelusuri, ternyata sekolah tersebut tidak lagi ada aktivitas belajar mengajar karena tidak memiliki siswa.
Adapun berdasarkan data Disdik Kotim, sembilan sekolah yang tidak aktif tersebut merupakan sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).
Sekolah tersebut yaitu KB Al Huda di Kecamatan Baamang, TK Pelita di Kecamatan Cempaga Hulu, SPS An Nur Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), TK Jannatul Firdaus Kecamatan MBK, TK Tunas Rimba Kecamatan MBK, TK Aisyiyah Terpadu PDA Kotim Kecamatan MBK, TK Dewi Jupiter Kecamatan MBK, TK Pelangi Kecamatan MBK dan TPA Pembimbing Kecamatan MBK.
"Kami mengetahui itu saat akreditasi mati dan diminta menghidupkan lagi ternyata sekolah itu tidak ada," ujarnya.
Menurutnya, sekolah yang tidak aktif tersebut seringkali menerapkan pola pembelajaran tidak mengikuti zaman. Sehingga mereka tidak bisa bersaing dengan sekolah lain.
Pasalnya semua sekolah saat ini harus berlomba-lomba menjaring siswa tidak hanya bangunan yang bagus melainkan juga harus memperhatikan kualitas pembelajaran yang menghasilkan SDM Unggul.
"Sekolah itu pilihan masyarakat tidak bisa kita paksa, biasanya anak-anak yang meraih prestasi itu menjadi promosi mereka," tutupnya. (f1/sb)