Dinas SDABMBKPRKP Lakukan Normalisasi Draniase di Jalan Muchran Ali Sampit
SB, SAMPIT - Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kabupaten Kotim, Mentana Dinar menyebutkan, seharian kota Sampit di guyur hujan dengan intensitas tinggi membuat kondisi drainase di Jalan Muchran Ali Sampit sempat tersumbat diakibat tumpukan sampah, tanah dan sedimen.
"Kemarin hujan dengan intensitas tinggi, disana ada terjadi penyumbatan. Kita membersihkan saluran air tersebut dari endapan lumpur dan sampah, demi mencegah terjadinya genangan air atau banjir,” kata Mentana Dinar, Rabu (31/7/2024).
Mentana mengatakan, pengerukan dilakukan secara manual agar mempermudah jangkauan pembersihan. Hal ini dilakukan guna mengembalikan fungsi draniase agar optimal mengalirkan air.
Lanjutnya, dari temuan petugas di lapangan yang melakukan normalisasi drainase, banyak ditemukan sampah yang menyumbat gorong-gorong. Sampah juga banyak menyangkut di kabel-kabel optik yang ditaruh di sekitar drainase.
"Kegiatan normalisasi ini sebenarnya juga kami lakukan setiap tahun, namun karena masih ada saja masyarakat yang membuang sampah sembarangan di drainase. Jadi drainase yang ada terus saja tersumbat meskipun sering dibersihkan,” sebutnya.
Untuk itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke drainase. Karena jumlah petugas yang dimiliki untuk membersihkan drainase yang ada di Kotim juga terbatas.
“Selain petugas yang terbatas karena sebagian harus ikut menyelesaikan proyek jalan, anggaran dan alat yang tersedia juga terbatas. Untuk itu kami juga minta peran serta masyarakat, jika bisa masyarakat juga bisa melakukan gotong royong untuk bersama-sama membersihkan drainase di sekitar lingkungan perumahan,” tutupnya. (f1/sb)