Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Banyak Desa di Wilayah Dapil V Belum Tersentuh Listrik

Redaksi 07-11-2022, 04:15 WIB 1 menit baca
PENYAMPAIAN : Juliansyah, Ketua Komisi II dan juga ketua rombongan reses Dapil V menyampaikan hasil reses di Rapat Paripurna ke-11. FOTO : SEPUTAR BORNEO
PENYAMPAIAN : Juliansyah, Ketua Komisi II dan juga ketua rombongan reses Dapil V menyampaikan hasil reses di Rapat Paripurna ke-11. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, SAMPIT - Setelah melaksanakan reses selama enam hari yaitu sajak tanggal 1-6 November 2022, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat menerima aduan tentang penambahan jaringan listrik.

Penambahan jaringan listrik tersebut permintaan masyarakat Desa Tumbang Sangai dan Desa Tumbang Bajanei, Kecamatan Telaga Antang.

"Hasil reses kami dari Dapil V sangat kita prioritaskan adalah masalah listrik, karena sejumlah desa disana belum tersentuh. Contohnya di Desa Tumbang Bajanei dan desa-desa pelosok lainnya," ucap Juliansyah menyampaikan hasil reses di Rapat Paripurna ke-11, Senin (7/11/2022).

Ketua rombongan Dapil V DPRD Kotim ini mengharapkan, pemerintah daerah bisa memperhatikan ini, karena listrik merupakan satu kesatuan dalam jaringan internet. Artinya, selain listrik jaringan telekomunikasi juga menjadi perhatian di wilayah pedesaan yang ada di Kabupaten Kotim, khususnya wilayah Dapil V.

"Jangan sampai masyarakat dipedesaan jauh dari kata sejahtera, maka dari itu kami minta pemerintah bisa memprogram tahun 2023 untuk jaringan listrik di wilayah pedesaan. Sehingga masyarakat lebih sejahtera lagi dan bisa menopang perekonomian daerah," terang Ketua Komisi II ini.

Ditambahkannya, temuan hasil reses di daerah pemilihan V masih banyak lagi, yaitu adalah masalah infrastruktur hampir semua desa memerlukan perbaikan atau peningkatan serta pengaspalan.

"Kita akui masalah infrastruktur di Kabupaten Kotim masih banyak belum tersentuh, dan ini menjadi perhatian serius bersama. Akan tetapi mendorong pemerintah bisa melihat daerah mana yang benar-benar urgen untuk dikerjakan terlebih dahulu," tutupnya. (ok)

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard