Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Guru Penggerak di Kotim Minim

Redaksi 08-08-2024, 02:55 WIB 1 menit baca
Kepala Bidang Pembina SD Disdik Kotim, Mahbub
Kepala Bidang Pembina SD Disdik Kotim, Mahbub

SB, SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotwaringin Timur (Kotim) terus menggejot ketersediaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Pasalnya saat ini Kotim masih sangat kekurangan guru penggerak.

"Karena untuk pergantian kepala sekolah juga harus guru penggerak, kalau bukan guru penggerak dia tidak mendapatkan tunjangan. Sama juga dengan pengawas sekolah di Kotim harus guru penggerak, ini juga yang menjadi masalah," Kepala Bidang Pembina SD Disdik Kotim, Mahbub, Kamis (8/8/2024).

Dirinya menjelaskan, kondisi pengawas saat ini ada yang sampai mengawasi 24 sekolah, bahkan ada yang satu pengawas berperan sebagai pengawas, sebagai koordinator wilayah (korwil) bahkan stafnya sekaligus.

Ia menilai kondisi ini jadi sangat sulit untuk pemerataan guru penggerak di tiap sekolah.

"Seperti di Kecamatan Baamang hanya ada 2 pengawas, sementara sekolahnya ada 23. Itulah kadang-kadang pengawas itu kesulitan mengcover semua sekolah," jelasnya.

Begitupun, guru penggerak yang jauh seperti di Kecamatan Antang Kalang yang kondisi geografisnyapun cukup sulit, khususnya Desa Tumbang Gagu. Sehingga terkadang 3 bulan sekali baru bisa ke lokasi.

"Karena anggarannya Rp 4.500.000 dari kecamatan Antang Kalang ini. Jadi ada beberapa kendala yang memang tidak di sengaja dalam hal pengawasan, namun berkaitan dengan regulasi yang memang harus diikuti," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard