Guru dan Kepsek Kelola PMM Lebih Terarah Lagi
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) mengupayakan pengelolaan Platform Merdeka Mengajar oleh tenaga kependidikan, baik itu guru maupun kepala sekolah lebih tertata.
“Kami berharap pengelolaan PMM pada semester II ini lebih rapi dan tertata dengan baik. Terlebih, peran PMM sangat vital bagi kepsek dan guru, di antaranya digunakan untuk membuat jadwal perencanaan apa yang harus dilakukan,” kata Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, Sabtu (10/8/2024).
Ia menjelaskan, PMM di Kotim juga sebagai faktor dasar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Guru selain i-Pesonal.
“Penggunaan PMM sudah sejak 2021. Kalau penggunaannya untuk pembayaran TPP baru kami jalankan tahun ini,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, sebelumnya sebanyak 91 kepala sekolah (kepsek) dari 4 kecamatan yang ada di Kotim telah mengikuti kegiatan Sinkronisasi Jumlah Data Pendidik dan Kependidikan serta Penguatan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Keempat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Seranau, dan Kota Besi.
“Sasarannya untuk mengetahui data-data jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di tempat kita ini valid, benar, dan tepat sasaran,” tutupnya. (f1/sb)