Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Perbaikan Jalan HM Arsyad Sampit Dikebut Siang Malam

Redaksi 21-08-2024, 06:07 WIB 2 menit baca
Tampak terlihat Jalan HM Arsyad Sampit mulai dilakukan perbaikan oleh Dinas SDABMBKPRKP Kotim. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak terlihat Jalan HM Arsyad Sampit mulai dilakukan perbaikan oleh Dinas SDABMBKPRKP Kotim. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP)Kotim Mentana Dinar mengatakan, pengerjaan rekonstruksi Jalan HM Arsyad Sampit dikebut siang malam agar selesai sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Untuk pengerjaannya kita siang malam. Karena target selesai sebelum akhir tahun dan itu relatif cepat pengerjaannya," kata Kepala Dinas SDABMBKPRKP Mentana Dhinar Tistama, Rabu (22/8/2024).

Ia menjelaskan, pada proses pengupasan aspal ini sama sekali kendaraan tidak bisa lewat. Karena pihaknya mengusahakan pada proses ini cepat selesai sehingga cepat berlanjut ke tahapan selanjutnya yang nantinya dimungkinkan untuk dilewati lalu lintas.

"Pengerjaan rekonstruksi Jalan HM Arsyad memang waktu pelaksanaannya masih panjang. Namun pihaknya memperhatikan arus lalu lintas yang begitu padat sehingga diupayakan percepatan pengerjaan," ujarnya.

Lanjutnya, akibat pengerukan aspal mengakibatkan kendaraan tidak dapat melewati sisi timur jalan tersebut. Sehingga lalu lintas menjadi padat karena pengguna jalan dari dua arah menggunakan ruas jalan yang sama.

"Kami mengusahakan percepatan pada proses-proses kegiatan tertentu sehingga bisa fungsional dilewati oleh kendaraan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas SDABMBKPRKP Mentana Dhinar Tistama menargetkan rekonstruksi Jalan HM Arsyad Sampit selesai sebelum akhir tahun 2024.

Rekonstruksi Jalan HM Arsyad mulai berjalan Jumat, 16 Agustus 2024. Kegiatan tersebut dimulai dari Bundaran KB dan akan terus berlanjut kurang lebih 2,4 kilometer hingga simpang empat Pelita.

Pengerjaan jalan tersebut ditangani dengan metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) dengan mendaur ulang aspal yang telah ada. Kemudian menambahkan material yang diperlukan antara lain semen, batu dan lainnya.

Adapun berdasarkan papan proyek yang tertera di dekat Bundaran KB rekonstruksi jalan tersebut menelan anggaran Rp12.194.000.000 dari Dana Bagi Hasil (DBH) 2023. Proyek dengan nomor kontrak 600.2.10.2/77/KTK/DSDABMBKPRKP-BM/VIl/2024 TANGGAL: 07 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan oleh CV Sakakajang Bintang Utama dan Konsultan CV Berlian Kalimantan Engineering. Rekonstruksi jalan tersebut tertulis tanggal selesai 24 Desember 2024. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard