Kondisi banjir di Kecamatan Banama Tingang, tampak Anggota Polsek Banama Tingang mengecek ketinggian debit air. FOTO : POLISI
SB, PULANG PISAU - Polsek Banama Tingang menghimbau kepada masyarakat, khususnya di Desa Pahawan, Ramang, Hanua, Hurung dan Tangkahen agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi siaga bencana banjir.
Hal itu menyusul debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan yang mulai meningkat.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono, melalui Kapolsek Banama Tingang Iptu Abi Wahyu Prasetyo, membenarkan bahwa banjir musiman kembali terjadi di kecamatan Banama Tingang. Dimana kata Abi, terdapat 5 desa diwilayahnya yang terdampak banjir musiman tersebut dengan titik tertinggi mencapai 60 cm.
Abi menjelaskan bahwa 5 desa terdampak banjir adalah Desa Pahawan dengan ketinggian debit air tertib 40 cm, Ramang 50 cm, Hanua 60 cm, Hurung 50 cm dan Tangkahen 30 cm
"Dari hasil monitoring anggota di lapangan, Jumat 11 Oktober 2022 debit air DAS Kahayan kembali naik dengan titik terdalam mencapai 60 cm yakni di Desa Hanya," kata Abi menjelaskan.
Pria yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kahayan Hilir pun menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Banama Tingang yang terdampak banjir agar tetap waspada dan bersiap siaga jika terjadi peningkatan debit air sungai Kahayan dan segera melaporkan kepada Polsek Banama Tingang dengan menghubungi Call Centre di Nomor 082152008739 untuk layanan darurat.
“Selalu waspada terhadap perubahan cuaca ini atau yang biasa disebut Pancaroba dan amati serta update terus informasi-informasi yang telah diberikan melalui media sosial maupun media masa terkait potensi-potensi yang akan dimungkinkan terjadi," pungkasnya (adm/rilis)