Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau Sari Parwati Tony Harisinta foto bersama ke dua Narasumber dan peserta Bimtek Pokja IV di aula kantor Desa Anjir Pulang Pisau, Kamis (10/11/2022). FOTO : ISTIMEWA
SB, PULANG PISAU - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupeten Pulang Pisau melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Kerja (Pokja) IV.
Kegiatan Bimtek Pokja IV yang dilaksanakan di Balai Desa Anjir Pulang Pisau Kamis 10 November 2022 itu diikuti oleh 40 peserta dan dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau Sari Parwati Tony Harisinta.
Dalam kegiatan Bimtek Pokja IV itu menghadirkan dua narasumber dr. Franky Luhulima, M.Sc SpA dengan materi pencegahan stunting pada anak.
Sementara Narasumber Ma'rup Kurkhi dengan memberikan materi peran PKK dalam percepatan penurunan stunting dan optimalisasi Posyandu HI (Holistik Integrasi) dengan BKB dan PAUD sehingga di Posyandu dapat melihat tumbuh dan perkembangan Baduta sampai dengan Balita.
Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau, Sekretaris PKK Reny Damayanti Eddy P Casmani dan Wakit Ketua IV Swani Muliyanto Budihadjo, dengan peserta PKK Kecamatan 10 orang, PKK Desa 15 orang, Ibu baduta/balita 5 orang dan Ibu hamil 5 orang serta Remaja putri 5 orang.
Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau Sari Parwati Tony Harisinta mengatakan bahwa penguatan keluarga me jadi hal terpenting dalam mencegah stunting. Oleh karena itu, dia berpesan dan mengajak kepada masyarakay, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki balita agar mengetahui dan mempelajari tentang 1000 HPK.
"Karena pada masa 1000 HPK itu di sebut dengan masa Golden Period. Kepada TP PKK kecamatan dan desa saya berharap dapat berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting," ujar Sari Parwati
Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau, dia juga berpesan kepada remaja putri untuk banyak membaca tentang persiapan untuk menjadi ibu rumah tangga.
"Saya juga terus mengingatkan kepada remaja putri jangan menikah di bawah umur 19 tahun atau menikah pada usia dini," tegasnya. (dm)