seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sekda Lamandau Hadiri Sosialisasi Peremajaan Kebun Kelapa Sawit

by Redaksi - Tanggal 24-09-2024,   jam 09:54:56
Sekda Lamandau M. Irwansyah membuka kegiatan sosialisasi peremajaan kebun kelapa sawit bertempat di Aula Hotel Putri Tunggal, Selasa (24/9/2024). FOTO: BAYU Sekda Lamandau M. Irwansyah membuka kegiatan sosialisasi peremajaan kebun kelapa sawit bertempat di Aula Hotel Putri Tunggal, Selasa (24/9/2024). FOTO: BAYU

SB, NANGA BULIK - Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pertanian dan perikanan menggelar Sosialisasi Kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Kabupaten Lamandau Tahun 2024. 

Sosialisasi ini di buka langsung oleh PJ. Bupati Lamandau Said Salim yang di wakili oleh Sekda Lamandau M. Irwansyah bertempat di Aula Hotel Putri Tunggal, Selasa (24/9/2024).

Hadir juga dalam sosialisasi Kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Staf Ahli Dan Asisten Di Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau, Kepala Perangkat Daerah Kepala Kantor Pertanahan Atr/Bpn Kab. Lamandau, Perwakilan Sucofindo, Pengurus Dan Anggota Kud, Gapoktan Dan Poktan. 

Pj. Bupati Lamandau Said Salim yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Irwansyah menyampaikan sambutan tertulisnya mengatakan Kabupaten Lamandau sebagai salah aatu wilayah penghasil kelapa sawit memiliki hamparan perkebunan kelapa sawit berdasarkan angka tetap data statistik Perkebunan Tahun 2023, Terdapat Lahan perkebunan kelapa sawit rakyat seluas ? 34.940 hektar.

"Serta Perkebunan Besar Swasta (PBS) sebanyak 18 perusahaan terdiri dari 14 PBS terintegrasi dengan pabrik pengolahan lelapa sawit, 1 (satu) PBS hanya kebun, 2 PBS lintas kabupaten, 1 PKS non kebun dengan total HGU seluas 82.852 hektar, plasma 35.025 hektar," katanya.

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan penting di Kabupaten Lamandau dilihat dari distribusi pendapatan domestik Regional Bruto (Pdrb) 3 Tahun terakhir yaitu Tahun 2021 sebesar 25,46 persen, Tahun 2022 sebesar 26,59 persen dan Tahun 2023 sebesar 29,54 persen.

Irwansyah mengatakan kegiatan sosialisasi program peremajaan kelapa sawit pekebun melalui pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Di Kabupaten Lamandau bertujuan meningkatkan produktivitas kebun milik pekebun swadaya.

"Dan pekebun plasma yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya pendapatan pekebun kelapa sawit di Kabupaten Lamandau," jelasny.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Tiryan Kuderon mengatakan pada Tahun 2024 Ini Kabupaten Lamandau mendapat target Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat (Psr) sebanyak 300 hektar.

"Untuk itu perlu kita dukung bersama dengan melakukan inventaris kembali potensi pekebun swadaya yang memenuhi dalam syarat dan kriteria program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR)," tegasnya.

 "Serta mendorong para pekebun segera melengkapi dan menyampaikan dokumen usulan ke Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau," lanjutnya.

Diberikan ke masing-masing pekebun cukup besar yaitu sebanyak 30 juta/hektar dan tiap Kepala Keluarga maksimal 4 hektar itu artinya Ada 120 juta dana yang dikucurkan kepada pekebun secara cuma-cuma tanpa pengembalian.

"Kita berharap sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama bagi pekebun swadaya sawit dalam rangka meningkatkan produktivitas kebun dan pendapatan pekebun kedepan," tandasnya.(by/sb)