seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Bazar HUT ke-24 Lamandau Ditutup, Transaksi Tembus Rp1 Miliar perhari

by Redaksi - Tanggal 10-08-2026,   jam 11:53:57
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menutup Bazar Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau berlangsung selama sembilan hari, 1–9 Agustus 2026, di kawasan Alun-Alun Lamandau, Nanga Bulik, pada Minggu (9/8/2026) malam.  FOTO:BAYU/SB Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menutup Bazar Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau berlangsung selama sembilan hari, 1–9 Agustus 2026, di kawasan Alun-Alun Lamandau, Nanga Bulik, pada Minggu (9/8/2026) malam. FOTO:BAYU/SB

SB, NANGA BULIK – Bazar Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau resmi ditutup setelah berlangsung selama sembilan hari, 1–9 Agustus 2026, di kawasan Alun-Alun Lamandau, Nanga Bulik, pada Minggu (9/8/2026) malam. 

Tak sekadar menjadi pusat hiburan masyarakat, kegiatan bazar tersebut juga memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi daerah. Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat ruang untuk mempromosikan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Dalam laporan panitia Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Lamandau, Hendroplin Minsen Djaliwan, S.Pd dalam acara penutupan, tercatat sebanyak 110 pelaku usaha ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Peserta terdiri atas 60 UMKM lokal Lamandau, 30 pedagang kaki lima (PKL), serta pelaku usaha dari sejumlah daerah sekitar. Di antaranya delapan pelaku usaha dari Kotawaringin Barat, satu dari Sukamara, empat dari Pangkalan Bun, dan tujuh dari Banjarmasin.

Beragam produk ditawarkan selama bazar berlangsung, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, pakaian, aksesori hingga berbagai produk olahan pertanian.

Transaksi Capai Rp1 Miliar Lebih per Hari

Yang menjadi perhatian, perputaran ekonomi selama pelaksanaan bazar disebut cukup besar. Berdasarkan hasil pengamatan langsung panitia di lapangan, nilai transaksi harian mencapai kurang lebih Rp1 miliar lebih.

Angka tersebut bahkan belum termasuk transaksi yang terjadi pada malam penutupan.

"Total transaksi harian mencapai kurang lebih Rp1 miliar lebih, belum termasuk pada malam hari ini. Belum termasuk juga penginapan hotel dan losmen di Lamandau yang bergerak," demikian disampaikan dalam laporan panitia.

Dampak ekonomi kegiatan tersebut pun tidak hanya dirasakan oleh pedagang yang membuka stan. Aktivitas masyarakat selama rangkaian Pesta Rakyat turut menggerakkan sektor jasa lainnya, termasuk hotel dan losmen di wilayah Lamandau.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan daerah tidak hanya memiliki nilai hiburan dan seremonial, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi bagi masyarakat.

UMKM Jadi Bagian Penting Promosi Potensi Daerah Selain transaksi, bazar juga menjadi media untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat. Produk lokal yang ditampilkan menjadi bagian dari upaya memperluas promosi UMKM Lamandau sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Panitia menilai keberhasilan pelaksanaan bazar tidak terlepas dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamandau, sponsor, mitra kerja, para pelaku UMKM serta seluruh panitia yang terlibat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi agenda perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi salah satu wadah penguatan ekonomi kerakyatan.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM lokal, membuka ruang promosi yang lebih luas, serta mengangkat berbagai potensi unggulan Kabupaten Lamandau.

Di sisi lain, Pesta Rakyat HUT ke-24 Lamandau juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah.

Dengan berakhirnya kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan bazar.

Panitia juga memohon maaf kepada masyarakat apabila selama penyelenggaraan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan, Penutupan bazar menjadi akhir dari rangkaian kegiatan, namun perputaran ekonomi dan promosi produk lokal yang telah tercipta diharapkan dapat terus berlanjut setelah pesta rakyat berakhir.(BY/SB)