Plt Direktur dr RSUD Murjani Sampit Tegaskan Tidak Abaikan Keluhan Pasien, Itu Kendala Teknis
SB, SAMPIT - RSUD dr Murjani Sampit tengah berupaya keras mengatasi masalah jaringan yang menyebabkan sejumlah pasien mengeluhkan pembatalan antrean melalui aplikasi JKN Online. Keluhan ini ramai dibahas di media sosial.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany menjelaskan, bahwa pihak rumah sakit telah berupaya mengatasi gangguan jaringan sejak Sabtu dan terus memberikan klarifikasi kepada publik.
“Kami sedang berusaha memulihkan jaringan yang bermasalah. Ini bukan alasan untuk membela diri, tetapi kami ingin masyarakat tahu bahwa RSUD dr Murjani memang mengalami kendala teknis yang serius,” kata dr Yulia Nofiany, saat diwawancarai, Jumat (18/10/2024).
Ia menambahkan, pihak rumah sakit sudah bekerja sama dengan penyedia layanan untuk melakukan backup jaringan, namun hasilnya belum maksimal. Selain itu, mereka telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap masalah ini. Tim Kominfo dijadwalkan akan turun langsung ke rumah sakit dalam waktu dekat.
“Kami berharap tim Kominfo bisa membantu hingga masalah jaringan ini benar-benar stabil,” tambahnya.
RSUD dr Murjani juga telah menggelar rapat dengan Dewan Pengawas untuk meminta arahan lebih lanjut. Pihak rumah sakit diminta untuk bersikap transparan kepada masyarakat mengenai kendala yang terjadi dan berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin.
Keluhan dari pasien pertama kali muncul di media sosial melalui unggahan Siti Fathonah, yang mengeluhkan pembatalan antrean di berbagai poli rumah sakit pada 12 Oktober 2024 melalui aplikasi JKN Online. Dalam kritiknya, Siti menyoroti bahwa pasien harus mengantre ulang di bagian informasi akibat pembatalan tersebut.
Ia juga mengkritik kebijakan rumah sakit yang sering melakukan pembaruan sistem setiap tiga hari dengan alasan pergantian dokter, yang justru merugikan pasien. Pengalaman serupa juga dialami oleh pasien lain, seperti Ibu Sunarti dari Parenggean dan Ibu Sumiatun, yang harus datang pagi-pagi namun tetap tidak dilayani.
Namun Yulia menegaskan, RSUD dr Murjani Sampit tidak abai terhadap keluhan pasien manapun dan terus berupaya mencari solusi.
Ia mengakui bahwa masalah jaringan sangat berdampak pada pelayanan, namun sedang diperbaikinya dengan cepat. (f1/sb)