Tim BKSDA Evakuasi Dua Induk Orangutan dan Satu Anakan
SB, SAMPIT – Masyarakat di Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resah atas kemunculan dua induk orangutan dan satu anak-anakan yang merusak perkebunan kelapa sawit.
Keresahan itu membuat masyarakat tidak tenang, karena perkebunan kelapa sawit mereka acap kali rusak oleh hewan dilindungi tersebut.
Sehingga hal tersebut dilaporkan ke pihak BKSDA untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan kepada orang utan dari ancaman masyarakat.
Menerima laporan tersebut, Tim WRU SKW II dan Yayasan OFI langsung terjun ke lokasi yang dilaporkan oleh warga bernama Agus dilengkapi peralatan seperti jaring dan perangkap.
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengatakan, dua induk orang utan tersebut memiliki berat kurang lebih 43,7 kilogram, baik indukan dan anaknya berjenis jantan dengan berat 12 kilogram.
“Orangutan sudah kami evakuasi. Orangutan ini memang serang muncul di perkebunan warga setempat,” tuturnya. (sb)