Ketua DAD Kotim Tekankan Pentingnya Kesatuan dan Pemahaman Adat Dayak
SB, SAMPIT - Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) l, H Halikinnor mengakui bahwa saat ini masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh DAD. Sehingga menekankan pentingnya kesatuan dan pemahaman yang sama terkait aturan adat Dayak di Kotim.
"Saat ini, saya selaku ketua memang sedang sibuk-sibuknya. Nanti kita akan adakan pertemuan besar antara DAD untuk menyamakan persepsi. Jangan sampai ada yang tidak paham bagaimana itu adat, karena kemarin sempat juga ada beberapa permasalahan yang sudah saya damaikan sebanyak tiga kali," kata Halikinnor saat melakukan pelantikan DAD dan Batamad di Kecamatan Teluk Sampit, Senin (4/11/2024) kemarin.
Ia berencana untuk mengundang Forkopimda untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan tersebut setelah Pilkada.
"Kita akan pastikan langsung mana hinting pali, mana hinting adat," tegasnya.
Halikinnor juga menekankan pentingnya pemahaman aturan adat yang tertuang dalam buku panduan.
"Kalau memang ada pelanggaran di sidang oleh damang, makanya ada denda, singer jipen, katiramu, dan ada pasal-pasalnya. Ini harus dipelajari. Minimal damang dan ketua DAD punya buku panduan. Kalau hukum positif itu ibarat KUHP-nya," jelasnya.
Kemudian ditegaskannya, bahwa posisi DAD dan Batamad bukan untuk saling berebut kekuasaan, melainkan mitra bersama dalam menyelesaikan masalah.
"Posisi kalian tidak di atas camat, tidak di bawah, tapi mitra bersama dalam menyelesaikan masalah," tegasnya.
Halikinnor juga mengingatkan agar DAD dan Batamad memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
"Kalaulah ribut berarti belum tahu tupoksi masing-masing. Lengkapi dengan buku pintar agar tidak salah," imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian adat Dayak adalah tanggung jawab bersama. "Kalau tidak kita menjaga adat Dayak, siapa lagi?" tanyanya.
Halikinnor juga menjanjikan untuk mengurus legalitas bagi Barisan Pertahanan Masyarakat Adat (Batamad) di Kotim.
"Legalitas membawa mandau bagi Batamad juga akan diurus," pungkasnya. (f1/sb)