Lewati ke konten utama
Provinsi

Lapas Sampit Libatkan Narapidana Membangun Program Ketahanan Pangan

Redaksi 13-11-2024, 03:26 WIB 1 menit baca
Tampak warga binaan dan petugas Lapas Sampit melakukan pembersihan lahan kosong untuk pembangunan program ketahanan pangan. (FOTO:LAPAS SAMPIT)
Tampak warga binaan dan petugas Lapas Sampit melakukan pembersihan lahan kosong untuk pembangunan program ketahanan pangan. (FOTO:LAPAS SAMPIT)

SB, SAMPIT – Dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian terhadap warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit mulai melakukan pembersihan lahan kosong yang ada di area Lapas pada Rabu (13/11/2024) pagi.

Program ini bertujuan mengubah lahan kosong menjadi lahan produktif yang digunakan untuk berbagai kegiatan pertanian, seperti menanam sayuran dan tanaman pangan lainnya.

“Langkah ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan WBP dalam mempelajari keterampilan baru,” ujar Kalapas Sampit, Meldy Putera.

Meldy mengharapkan, dengan adanya program ketahanan pangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, WBP dapat belajar keterampilan bertani yang dapat mereka gunakan sebagai bekal hidup ketika kembali ke masyarakat. Di sisi lain, program ini dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar dan meningkatkan kemandirian pangan di dalam Lapas.

“Dengan demikian, para WBP dapat lebih produktif selama masa pembinaan mereka dan mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana mengelola pertanian secara efektif,” jelas Meldy.

Pembersihan lahan kosong langsung diawasi oleh Ka KPLP Tamrin Simamora. Menurutnya, dengan pengawasan yang ketat, proses pembersihan lahan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, sehingga lahan siap untuk diolah menjadi area pertanian yang produktif.

“Ini merupakan langkah awal dari serangkaian kegiatan pembinaan yang menitikberatkan pada kemandirian dan tanggung jawab, sebagai bagian dari visi Lapas Sampit untuk menciptakan lingkungan yang mendukung rehabilitasi WBP secara menyeluruh,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard