Dewan Apresiasi Kinerja Pemerintah Tekan Inflasi di Palangka Raya
SB, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri mengapresiasi kinerja pemerintah kota yang telah melakukan berbagai upaya dalam menjaga angka inflasi di daerah ini.
"Berdasarkan hasil komunikasi kami, tingkat inflasi di Kota Palangka Raya saat ini tercatat sebesar 1,48 persen. Yang mana angka tersebut berada di bawah rata-rata nasional dan dianggap masih dalam kategori aman," katanya, Jumat (10/11/2024).
Dia menilai, bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya telah berupaya maksimal dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan, sehingga inflasi di daerah tetap terkendali.
Hal tersebut terbukti dengan salah satu upaya konsisten pemerintah kota dalam menggelar pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar serta menggelar operasi pasar murah berbagai komoditas.
"Pemerintah Kota Palangka Raya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga harga komoditi pangan. Nampak tidak ada kenaikan harga yang signifikan dari bahan pokok," ucapnya.
Erlan juga berharap agar angka inflasi yang aman ini dapat terus dipertahankan oleh pemerintah kota demi menjaga daya beli masyarakat Kota Palangka Raya.
Dia menilai, bahwa keberhasilan pemerintah kota dalam mengendalikan inflasi ini memberikan dampak yang positif, terutama bagi masyarakat dalam mengakses harga pangan yang terjangkau.
"Tentu kami selaku dewan juga siap bersinergi untuk melakukan berbagai upaya kedepan agar angka inflasi di daerah kita ini bisa tetap terkendali sehingga masyarakat dapat tetap sejahtera," ujarnya.
Dengan inflasi yang rendah tersebut, Politisi muda Partai NasDem ini berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi yang baik bagi masyarakat setempat.
Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat terus memastikan harga bahan pangan tetap terjangkau, serta mendukung kesejahteraan warga di tengah tantangan ekonomi yang ada saat ini.
"Terlebih menjelang akhir tahun ini ada natal dan tahun baru yang akan menjadi tantangan pemerintah kota. Kami berharap tentunya inflasi tidak terjadi di akhir tahun 2024 ini," pungkasnya. (sb)