394 Siswa Bintara Polri Resmi Dilantik
SB, PALANGKA RAYA - Sebanyak 394 siswa Diktuk Bintara Polri Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi dilantik menjadi anggota Polri. Pelantikan ini dipimpin oleh Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Dr Rakhmad Setyadi, yang mewakili Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Rabu (18/12/2024). Acara berlangsung di Lapangan Hayati SPN Polda di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Irwasda Polda Kalteng, Kombes Pol Benny Ganda Sudjana, sejumlah pejabat utama Polda, serta seluruh anggota gadik dan pengasuh, yang turut menyaksikan pelantikan tersebut.
Dalam amanatnya, Wakapolda menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah puncak dari seluruh proses pendidikan dan pembentukan yang telah dijalani oleh para siswa.
“Selama sekitar lima bulan pendidikan, mereka telah diberikan berbagai pengetahuan, keterampilan, serta penguasaan teknis dan taktis terkait profesi kepolisian,” terangnya.
Wakapolda juga mengingatkan agar setiap anggota Polri yang baru dilantik selalu menjaga integritas, moralitas, kejujuran, dan keadilan dalam tugas mereka.
Ia menekankan pentingnya menjadi polisi yang baik dan dapat menolong masyarakat, serta memiliki jiwa kepolisian yang mengutamakan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.
Selain itu, Wakapolda juga mengingatkan para anggota Polri yang baru dilantik untuk tetap menjadi pembelajar sepanjang hayat, terus mengasah keahlian mereka, dan menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan inovatif.
“Para polisi yang baru dilantik dapat menjadi role model bagi generasi penerus, menumbuhkan inovasi bagi kemanusiaan, keteraturan sosial, dan pembangunan peradaban,” ujarnya.
Wakapolda juga menekankan pentingnya menjadi polisi yang bekerja dengan menggunakan otak, otot, dan hati nurani, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang berlandaskan pada prinsip kecepatan, ketepatan, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas.
Di akhir amanatnya, Wakapolda mengingatkan para polisi yang baru dilantik untuk menjadi ikon kebhinekaan, toleransi, serta anti korupsi dan narkoba. Ia sangat percaya bahwa mereka dapat mewujudkan hal tersebut dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri. (sb)