Guru di Kotim Diminta Dukung KKG untuk Memberikan Manfaat Pendidikan
SB, SAMPIT - Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edi Sucipto, menerangkan bahwa kegiatan Deep Learning yang diikuti 54 guru merupakan bagian dari pembinaan Kelompok Kerja Guru (KKG).
"Ada 54 peserta yang terbagi dalam 18 kelompok kerja guru dari empat kecamatan, yaitu Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Seranau, dan Kota Besi yang sudah ikuti worskop," kayta Edy, Kamis (8/5/2025).
la menekankan bahwa pembelajaran berbasis deep learning menekankan pada tiga aspek utama.
"Pertama, siswa bisa memahami. Kedua, mampu mengimplementasikan. Dan ketiga, bisa merefleksikan. Jadi bukan hanya gurunya, tapi siswa juga dituntut berkolaborasi aktif dalam proses ini," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi dalam setiap pertemuan guru.
"Dalam pertemuan guru ada evaluasi. Mengevaluasi apa yang pernah direncanakan, mana yang terlaksana, dan mana yang tidak terlaksana. Yang terlaksana itu apa yang harus ditingkatkan, dan yang tidak terlaksana, apa yang menghambat," ujarnya.
Dirinya mengajak seluruh guru untuk terus mendukung kegiatan KKG agar semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah wilayahnya.
"Melalui pelatihan ini, Disdik Kotim berharap dapat mendorong peningkatan kompetensi guru secara menyeluruh dalam mengembangkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual di era digital," pungkasnya. (f1/sb)