seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

BNK Pulpis Dukung Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan P4GN

by Redaksi - Tanggal 12-07-2022,   jam 04:12:16
Ketua BNK Kabupaten Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, bersama Ketua BNNP Kalteng Brigjen Pol. Drs Sumirat Dwiyanto M.Si dan Forkopimda, serta OPD teknis terkait, di Kantor Bupati setempat, pada Selasa (12/7/2022). FOTO : KOMINFO PULANG PISAU Ketua BNK Kabupaten Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, bersama Ketua BNNP Kalteng Brigjen Pol. Drs Sumirat Dwiyanto M.Si dan Forkopimda, serta OPD teknis terkait, di Kantor Bupati setempat, pada Selasa (12/7/2022). FOTO : KOMINFO PULANG PISAU

PULANG PISAU - Kegiatan sosialisasi Inpres RI nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan dan Penyalahguna Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan prekusor Narkotika 2020-2024, disambut baik, oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Pulang Pisau Pudjirustaty Narang.

Selain itu Audiensi bersama BNNK Kalimantan Tengah, dan BNK serta OPD tingkat Kabupaten Pulang Pisau. Acara yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Pulang Pisau, Selasa (12/7/2022). Dihadiri juga Ketua BNNP Kalteng Brigjen Pol. Drs Sumirat Dwiyanto M.Si dan Forkopimda, serta OPD teknis terkait.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sekaligus Ketua BNK Kabupaten Pulang Pisau mengucapkan selamat datang kepada BNNP Kalteng di Pulang Pisau, di Bumi Handep Hapakat," ucap Taty yang juga menjabat Bupati Pulang Pisau.

Taty sapaan akrabnya juga memberikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini, terkhusus kepada BNNP Kalteng, dan jajarannya yang telah berkenan melakukan kunjungan kerja, serta sosialisasi Inpres RI nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan dan Penyalahguna Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan prekusor Narkotika 2020-2024.

"Sosialisasi ini penting, agar pengisian mekanisme pelaporan rencana aksi pemerintah daerah ke pemerintah pusat dalam rangka P4GN tersebut benar dan tepat waktu yang telah ditetapkan," ujarnya.

Lebih lanjut Taty, meminta kepada OPD teknis terkait dengan rencana aksi P4GN ini agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya serta aktif dalam mengikuti audiensi ini.

"Kita ketahui bersama penyalahgunaan Narkoba merupakan ancaman nasional terhadap generasi penerus bangsa, dan bahaya narkoba saat ini sudah sangat akut dan menghawatirkan. Sehingga penanganannya harus masif, dan terpadu antar elemen anak bangsa, khususnya OPD teknis terkait lainnya yang dituangkan dalam rencana aksi, " pungkasnya. (adm)