Lewati ke konten utama
Budaya

TKTBRK III 2025 Resmi Dibuka, Kalimantan Tengah Tampilkan Budaya Pedalaman yang Memikat

Redaksi 19-05-2025, 07:23 WIB 1 menit baca
Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D Binti menerima cenderamata dari Kalimantan Utara. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D Binti menerima cenderamata dari Kalimantan Utara. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Panggung terbuka Taman Budaya Kalimantan Tengah (Kalteng) disemarakkan oleh kekayaan budaya khas Kalimantan dalam pembukaan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan (TKTBRK) III Tahun 2025, Minggu malam (18/5/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah melalui UPT Taman Budaya ini diawali dengan Pentas Karya Seni Tradisi Pedalaman, menampilkan keunikan seni masyarakat pedalaman yang sarat nilai dan identitas lokal.

TKTBRK merupakan ajang tahunan hasil kolaborasi taman budaya se-Kalimantan, sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Setelah sukses digelar di Kalimantan Selatan (2023) dan Kalimantan Barat (2024), tahun ini Kalimantan Tengah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, bertepatan dengan peringatan HUT ke-68 Provinsi Kalteng.

Acara dibuka secara resmi oleh Yuas Elko, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan melalui pemukulan katambung secara simbolis.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kehadiran seniman dari seluruh provinsi di Kalimantan dan mengajak masyarakat turut mendukung pelestarian budaya.

“Ini momentum penting bagi kita semua untuk terus merawat dan mengembangkan seni budaya Kalimantan secara bersama-sama,” ujar Yuas.

Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D Binti, menambahkan bahwa rangkaian acara akan berlanjut dengan pentas seni pesisir, serta kegiatan wisata budaya, seperti susur Sungai Sebangau, kunjungan ke Museum Balanga, Arboretum Nyaru Menteng, hingga destinasi alam Danum Bahandang Surung Danum.

“Kami juga memperkenalkan pusat oleh-oleh khas Kalteng sebagai bagian dari promosi budaya lokal,” ungkap Wildae.

Dengan semangat kolaborasi dan keterlibatan lintas daerah, TKTBRK III 2025 diharapkan mampu mengangkat budaya Kalimantan ke panggung yang lebih luas, baik nasional maupun internasional. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard