Lewati ke konten utama
Pemkab Katingan

Penutupan FBPHS dan Katingan Expo Meriah dan Penuh Makna

Redaksi 22-07-2025, 09:37 WIB 1 menit baca
Wabup Katingan, Firdaus secara resmi menutup Festival Budaya Penyang Hinje Simpei dan Katingan Expo Gebyar UMKM dan Pasar Rakyat. (FOTO:DISKOMINFO)
Wabup Katingan, Firdaus secara resmi menutup Festival Budaya Penyang Hinje Simpei dan Katingan Expo Gebyar UMKM dan Pasar Rakyat. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KASONGAN – Gemerlap budaya dan geliat ekonomi rakyat berpadu dalam satu panggung di Lapangan Sport Center Kasongan, Senin malam (21/7/2025), saat Wakil Bupati Katingan, Firdaus, secara resmi menutup Festival Budaya Penyang Hinje Simpei (FBPHS) dan Katingan Expo Gebyar UMKM dan Pasar Rakyat.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Katingan.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Ketua GOW Kabupaten Katingan, Tri Windarti Firdaus, unsur Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Katingan.

Festival yang telah berlangsung selama beberapa hari ini tak hanya menyuguhkan keragaman budaya Dayak Katingan, tetapi juga menghadirkan peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal, melalui bazar, promosi produk kreatif, hingga hiburan rakyat yang melibatkan berbagai komunitas.

Wakil Bupati Firdaus dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat dan semua pihak yang terlibat, serta menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus terus menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya kita membangun jati diri daerah dan mendukung pelaku ekonomi lokal. Katingan memiliki kekayaan budaya dan potensi yang luar biasa,” ujar Firdaus.

Penutupan malam itu juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni daerah, penampilan musik tradisional dan modern, serta penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik FBPHS dan stan UMKM terfavorit.

Melalui FBPHS dan Katingan Expo, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap dapat memperkuat semangat kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah, dalam mewujudkan Katingan yang berbudaya, kreatif, dan mandiri secara ekonomi. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard