Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Tingkatkan Minat Baca, Wabup Serahkan 1.000 Buku Baca Bermuta ke Perpustakaan Desa dan Kelurahan

Redaksi 23-07-2025, 09:54 WIB 1 menit baca
Wabup Pulpis, H Ahmad Jayadikarta saat menyerahkan buku baca kepada perpustakaan desa dan kelurahan. (FOTO:DISKOMINFO)
Wabup Pulpis, H Ahmad Jayadikarta saat menyerahkan buku baca kepada perpustakaan desa dan kelurahan. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, PULANG PISAU – Dalam membangun minat baca dan meningkatkan literasi, Wakil Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Ahmad Jayadikarta secara simbolis menyerahkan 1.000 buku bacaan bermutu kepada perpustakaan desa, kelurahan, taman bacaan masyarakat (TBM), dan perpustakaan rumah ibadah.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten setempat pada Selasa (22/7/2025).

Buku-buku tersebut merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai bagian dari upaya penguatan literasi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan melalui penyediaan bahan bacaan yang layak dan berkualitas.

“Saya berharap bahan bacaan bermutu ini benar-benar dapat dimanfaatkan, terutama oleh anak-anak, pelajar, dan masyarakat umum,” ujar Ahmad Jayadikarta.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, drg. Sopiyah, menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan harapan agar koleksi baru ini dapat meningkatkan minat baca serta menarik kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

“Kami sangat berharap para pengelola perpustakaan desa, TBM, maupun perpustakaan rumah ibadah bisa memanfaatkan buku-buku ini dengan menghadirkan berbagai kegiatan inovatif,” ungkap Sopiyah.

Ia menambahkan, kehadiran bahan bacaan berkualitas menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong literasi masyarakat, khususnya di daerah yang akses terhadap buku dan informasi masih terbatas.

“Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan literasi nasional dengan terus memperkuat peran perpustakaan di tingkat akar rumput. Penyerahan buku ini diharapkan menjadi stimulus peningkatan kualitas pendidikan informal melalui akses informasi yang merata,” terangnya.

Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung budaya membaca sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard