Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Dinsos Kapuas Didorong Bentuk Pusat Layanan Sosial

Redaksi 24-07-2025, 03:49 WIB 1 menit baca
Penyerahan simbolis Bansos ATENSI dari Kemensos RI di Dinsos Kapuas oleh Asisten III Setda Kapuas, Perry Noah, pada Kamis (24/7/2025). FOTO: HUMAS
Penyerahan simbolis Bansos ATENSI dari Kemensos RI di Dinsos Kapuas oleh Asisten III Setda Kapuas, Perry Noah, pada Kamis (24/7/2025). FOTO: HUMAS

SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Asisten III Setda Kapuas, Perry Noah, mendorong Dinas Sosial untuk terus meningkatkan inovasi pelayanan kepada masyarakat dengan membentuk Pusat Pelayanan Masyarakat Sejahtera (PUSMAS).

Dorongan itu disampaikan saat pembukaan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial ATENSI dari Kemensos RI di Kantor Dinsos Kapuas, Kamis (24/7/2025).

Perry menekankan pentingnya terobosan layanan sosial berbasis masyarakat agar isu strategis seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial dapat diatasi.

"Tagline Dinsos adalah peningkatan kualitas layanan dan SDM sosial menuju Kapuas BERSINAR. Maka perlu ada layanan terpadu seperti PUSMAS," kata Perry.

"Pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelayanan sosial sebagai isu strategis yang harus dijawab melalui perencanaan jangka menengah daerah (RPJMD)," tandasnya. 

Sebanyak 181 warga di Kabupaten Kapuas menerima Bantuan Sosial ATENSI dari Kementerian Sosial RI yang disalurkan melalui UPT Sentra Budi Luhur Banjarbaru. "Total bantuan yang disalurkan pada tahap satu dan dua tahun ini mencapai Rp241 juta," kata Kepala Dinas Sosial Kapuas, Yanmarto.

Dirinya menjelaskan bantuan ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Adapun bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan kebersihan diri, alat ibadah, perlengkapan dapur dan kamar, alat bantu seperti kursi roda dan tongkat, serta nutrisi dasar.

"Data penerima sudah melalui asesmen ketat oleh petugas kami dan diverifikasi langsung oleh pihak Sentra Budi Luhur," jelas Yanmarto.

Dari total penerima, 55 orang adalah anak-anak, 44 lansia, dan 4 penyandang disabilitas yang tersebar di 10 kecamatan di wilayah Kapuas. (dm) 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard