Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Realisasi Investasi Kalteng Capai Rp 12,44 Triliun

Redaksi 04-08-2025, 10:57 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi sebesar Rp1 2,443 triliun sepanjang Semester I Tahun 2025. Angka ini mencapai 47,99 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 25,930 triliun.

“Perkembangan realisasi investasi daerah pada semester pertama Tahun 2025 menunjukkan capaian yang konstruktif dan patut diapresiasi, meskipun masih ada tantangan yang harus diatasi bersama,” ujar Kepala DPMPTSP Kalteng, Sutoyo, Senin (4/8/2025).

Rinciannya, pada Triwulan I realisasi investasi mencapai Rp 7,157 triliun, sementara Triwulan II menyumbang Rp 5,286 triliun.

Namun demikian, Sutoyo mengakui bahwa data tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Masih banyak pelaku usaha, terutama dari sektor besar, yang belum optimal melaporkan realisasi investasinya secara berkala.

“Data resmi yang masuk melalui sistem sering kali belum lengkap. Banyak pelaku usaha belum menyampaikan laporan triwulanan secara konsisten,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa setiap pelaku usaha wajib melaporkan perkembangan investasinya melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tiap triwulan, melalui portal oss.go.id. Laporan ini memuat detail kegiatan investasi serta kendala yang dihadapi.

Untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan, DPMPTSP terus mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis, serta menyediakan layanan Klinik LKPM di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami optimistis, dengan meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam pelaporan LKPM, maka data investasi akan lebih akurat dan mendukung pencapaian target investasi daerah tahun ini,” tutup Sutoyo.

Capaian ini menunjukkan bahwa Kalimantan Tengah masih menjadi daerah yang menarik bagi investor, seiring komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui perizinan yang mudah dan pelayanan publik yang terus ditingkatkan. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard